Skip to main content

Jangan Salah, Indonesia Itu Sudah Punya Reaktor Nuklir

Menteri Ristekdikti, Muhammad NasirFoto: Zool WNN
Menteri Ristekdikti, Muhammad NasirFoto: Zool WNN

WinNetNews.com – Kementerian Riset, Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) berencana akan mengembangkan riset nuklir di bidang energi. Terlebih lagi, Indonesia hingga saat ini sebenarnya sudah memiliki tiga reaktor nuklir di tiga kota, yakni Yogyakarta, Bandung, dan Tangerang. Tiga reaktor nukilir tersebut dihadirkan untuk keperluan riset pangan dan kesehatan. Berangkat dari fakta bahwa selama 55 tahun pengalaman, menjadi dasar rencana pengembangan riset itu.

'Kita punya pengalaman hampir 55 tahun (mengelola reaktor nuklir). Artinya kita punya keahlian di bidang ini," kata Menteri Ristekdikti, Muhammad Nasir, Sabtu (15/4/2017).

Menurut Nasir, dikutip dari keterangan resmi, dengan segudang pengalaman yang dimiliki itu maka riset nuklir yang akan dikembangkan untuk keperluan energi bukan untuk keperluan komersial.

"Orang mengatakan pembangkit listrik tenaga nuklir membahayakan. Sementara dunia sekarang sudah mengarah ke arah sana (membangun PLTN)," katanya.

Dia mencontohkan negera Uni Emirat Arab yang dikenal kaya minyak bumi, tapi sekarang negara tersebut mulai mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Ini menunjukkan jika penggunaan PLTN untuk mencukupi kebutuhan listrik itu aman.

"Teknologi ini sudah maju. Sudah sampai ke generasi empat. Yang kasus Fukushima yang ada bencana itu masih generasi satu," katanya.

Menurut dia hal itu berbeda dengan generasi pertama, reaktor nuklir generasi keempat diklaim aman digunakan. Jika ada masalah di reaktor, secara otomatis reaktor mati.

"Generasi empat itu kalau ada masalah (bencana) shut down otomatis. Makanya kami sekarang ingin meningkatkan riset (nuklir) untuk keperluan energi, mudah-mudahan bisa berjalan," pungkasnya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top