Jangan Sepelekan Cedera Lutut

Jangan Sepelekan Cedera Lutut

Rabu, 27 Jan 2016 | 16:47 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Cedera pada lutut memang tidak dapat dianggap remeh. Sebab, cedera lutut mampu membuat karir seorang atlet terhenti. CEO Centre for Orthopaedic Mount Elizabeth Hospital Singapore Dr Jeffrey Chew mengatakan ada tiga hal utama yang bisa menyebabkan cedera lutut. Pertama, nyeri pada ligamen dan robek yang umumnya terjadi karena cedera saat melakukan kegiatan fisik seperti olahraga. Lalu, Meniscus Tear atau robek pada kartilase lutut.

Selain itu, lanjut dia, nyeri lutut parah yang bisa menyebabkan kecacatan dapat disebabkan oleh Arthritis, penyakit kronik yang disebabkan peradangan pada satu atau lebih persendian disertai rasa sakit, kebengkakan, kekakuan dan keterbatasan bergerak.

"Sayangnya, penyakit ini juga sering terjadi seiring penuaan. Sebuah hasil survei di Indonesia menunjukkan bahwa Rheumatoid Arthritis telah diderita 0,5 sampai 1%," ungkap dia di di sela acara Health Talk: Bebas Bergerak dengan Bedah Lutut Robotik di Jakarta, Selasa (26/01).

 

Dr Chew menambahkan penyakit arthritis menyebabkan rasa nyeri pada sendi akibat rusaknya tulang rawan. Ada tiga jenis yang umum, yaitu rheumatoid arthritis, post-traumatic arthritis, dan osteoarthritis. Pada semua jenis ini, Anda akan mengalami kekakuan dan bengkak serta sulit menekuk lutut.

Menurut Dr Chew, jenis arthritis yang paling umum adalah osteoarthritis, yang secara progesif mengikis kartlase sendi lutut. Sering terjadi pada usia 50 tahun ke atas. Setelah usia 50 tahun, dampak osteoarthritis akan memburuk karena pemakaian yang terus menerus dan hausnya kartilase sejalan pertambahan usia. Osteoarthritis pada lutut menyebabkan nyeri, keterbatasan gerakan, kekakuan lutut, sendi bengkak, lunak, kecacatan dan kelemahan.

Dr Chew menambahkan faktor yang menentukan risiko arthritis adalah usia, berat badan, genetik, riwayat cedera, infeksi dan penyakit (tumor/gout). Tidak hanya itu, osteoarthritis juga bisa disebabkan cedera olahraga, kehausan robek yang disebabkan aktivitas pekerjaan, seperti konstruksi dan pabrik.

(seperti dilansir dari Berita Satu)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...