Janji Faldo Soal Kabar 'Nyebrang' Partai Akhir Oktober 2019
Tsamara Amany (kiri) dan Faldo Maldini (tengah) saat menyambangi Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu. [Foto: Detik]

Janji Faldo Soal Kabar 'Nyebrang' Partai Akhir Oktober 2019

Selasa, 8 Okt 2019 | 11:04 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Santer terdengar kabar Faldo Maldini ‘nyebrang’ partai politik (parpol) semakin menguat setelah sebelumnya diisukan keluar dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan akan mencoba peruntungan di Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Faldo menyatakan akan memberi keterangan terkait status kepartaiannya di akhir Oktober 2019.

Isu kepindahan dari PAN ke PSI itu diperkuat dengan pemberitaan di halaman pertama Harian Singgalang, media cetak terbitan Sumatera Barat (Sumbar) edisi Rabu (18/9). Dalam pemberitaan itu, pria kelahiran 28 tahun lalu ini tampak mengenakan kopiah dan baju putih disertai tulisan ‘Sumangaik Baru’ atau semangat baru dan logo PSI.

"Saya akan jawab soal itu di pidato politik saya akhir bulan ini, di Padang. Kemana arah saya, akan saya sampaikan di sana," ujar Faldo seperti dikutip Tempo, Senin (7/10).

image0
Foto: Gelora.co

Faldo mengaku jika dirinya akan fokus terlebih dahulu perihal gugatannya terhadap Mahkamah Konstitusi (MK) tentang batas usia minimal calon kepala daerah. Faldo yang belum genap berusia 30 tahun ini protes karena MK yang membatasi para kader muda yang ingin mencalonkan diri menjadi kepala daerah.

Seperti diketahui, Faldo berencana mengikuti Pilkada Serentak 2020 di Sumbar. Namun, usia Faldo pada April 2020, ketika pendaftaran dibuka masih 29 tahun. Undang-Undang (UU) mengatur batas usia minimal 30 tahun untuk calon gubernur.

Menurut Faldo, poin batas usia tersebut hanya diciptakan untuk kepentingan saat itu, tanpa melihat masa depan dan kesempatan Indonesia. Faldo menambahkan, jika bercermin pada pesta demokrasi internasional saat ini, sudah banyak yang memiliki pemimpin dengan usia di bawah 40 tahun, seperti Prancis, Qatar, dan Austria.

"Jadi, kenapa usia kepala daerah harus dibatasi?" ujar dia.

Dengan semangat mudanya, Faldo meyakini akan mampu menggerakkan segala potensi yang dimiliki Sumbar untuk bisa menjadi jalan lain menuju masa depan Indonesia.

"Bangsa pedagang harus kembali ke khittah-nya. Kita butuh semangat baru menuju ke sana," ujar dia.

image1
Foto: Malang Today

Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut baik Faldo Maldini jika ingin merapat ke partai tersebut. Ketua DPP PSI, Tsamara Amany menuturkan, Faldo memang tidak pernah betul-betul menceritakan alasan ingin pindah dari PAN.

"Cuma dari berbagai diskusi kami, Bang Faldo punya pandangan politik yang berbeda, punya jalan politik yang beda," ujar Tsamara lewat pesan singkat, Minggu (6/10).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...