Janji-Janji Kampanye Jokowi Bikin Sri Mulyani Mulas Bukan Main
Menteri Keuangan Sri Mulyani [foto: Antara/Wahyu Putro]

Janji-Janji Kampanye Jokowi Bikin Sri Mulyani Mulas Bukan Main

Rabu, 5 Feb 2020 | 11:08 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku mules saat mendengar janji-janji kampanye yang dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Pemilihan Presiden 2019. Ungkapan ini dilontarkan Sri Mulyani dalam acara World Bank di Jakarta, Kamis (30/01) lalu.

Menurut penuturan Sri Mulyani, dirinya mendadak cemas dan sakit perut acap kali mendengar obral janji Jokowi. Janji manis tersebut dimaksud berkaitan dengan kebijakan fiskal dan ekonomi, seperti program kartu prakerja.

Menganggapi hal ini, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menganggap bahwa pernyataan Sri Mulyani berpotensi memunculkan kekisruhan.

“Membangun narasi sakit perut karena janji-janji yang diucapkan Presiden itu pasti tidak akan saya lakukan,” kata Sandiaga Uno, dilansir dari Suara.com, Rabu (05/02).

“Narasi mengeluh seperti ini justru akan menambah kekisruhan di segi narasi inti daripada apa yang pemerintah ingin capai. Itu bosnya loh yang ngomong,” papar Sandi.

Di sisi lain, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menilai jika pernyataan Sri Mulyani merupakan bentuk kesadaran yang dibagikan ke publik setelah begitu lama disembunyikan.

Sri Mulyani, bagaimanapun juga, mulai sadar bahwa beban keuangan negara makin berat dengan janji-janji kampanye yang tidak masuk akal.

“Setelah sekian lama menutupi, sepertinya Menteri Keuangan sudah sadar jika beban keuangan negara makin berat dengan janji-janji tidak rasional,” kata Said, dilansir dar Pojok Satu.

Beberapa janji Jokowi yang bikin sakit kepala, menurut Said, contohnya adalah terkait tol laut, tingkat pertumbuhan ekonomi, tidak impor, tidak akan tambah utang, swasembada beras, menggaji pengangguran, memperbaiki infrastruktur, hingga pemindahan ibu kota.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...