(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Jaringan Indosat Surabaya-Malang Siap Digunakan Saat Lebaran Nanti

Rusmanto
Rusmanto

Jaringan Indosat Surabaya-Malang Siap Digunakan Saat Lebaran Nanti
WinNetNews.com - Menghadapi masa ramadan dan lebaran, Indosat menggeber kesiapan jaringannya menghadapi trafik yang dipastikan melonjak. Untuk pembuktian, uji coba pun dilakukan sepanjang kota Surabaya sampai Malang.

Dalam pengujian ini, jaringan Indosat coba digunakan secara maksimal. Dari memutar video YouTube, mendengarkan musik via layanan Spotify, serta terus menerus dipakai untuk melakukan download dan upload, semuanya dilakukan secara simultan.

"Ini adalah stressing test, dalam arti uji coba ini layaknya simulasi pada saat lebaran nanti. Jaringan dimanfaatkan melebihi di hari normal, misalnya dengan dilakukan download dan upload terus menerus," kata Joko Riswadi, Division Head Network Optimization Indosat Ooredoo.

Hasilnya ternyata tidak mengecewakan. Sebagai contoh, hampir di seluruh area antara Surabaya dan Malang, video YouTube kualitas definisi tinggi bisa diputar tanpa mengalami buffering .

 

Tentu kenyataan bisa berkata lain saat lebaran sudah tiba nanti, namun Indosat berani menyatakan jaringannya sudah siap menghadapi momentum lebaran dan ramadan. Terkhusus di Jawa Timur, kesiapan jaringan dianggap penting karena banyak pelanggan Indosat akan mudik ke daerah ini.

Menurut Soejanto Prasetya selaku Head of Sales East Java, peningkatan jumlah pelanggan di kawasan Jawa Timur diproyeksi mencapai 20% dari biasanya. Angka itu berasal dari tambahan para pemudik yang datang ke Jawa Timur.

Untuk wilayah lain, Indosat memprediksi masa mudik Lebaran menyebabkan trafik di Jakarta turun 10% karena warganya pulang kampung. Sementara, trafik mengalami kenaikan di daerah lain. Di Jawa, kenaikan trafik berkisar 20%-25%. Trafik di Jawa Barat diperkirakan naik 25%, Jawa Tengah naik 20%.

Sedangkan kenaikan trafik di luar Pulau Jawa, Sumatera Selatan kemungkinan meningkat sekitar 10%, Sumatera Utara naik 10%-15%, Sulawesi dan Kalimantan naik 10%-15%.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});