Jasa Parkir Liar Menjamur, Salah Siapa?
Ilustrasi jasa parkir liar. [Foto: Hipwee.com]

Jasa Parkir Liar Menjamur, Salah Siapa?

Senin, 11 Nov 2019 | 11:02 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Siapa sih yang hampir tiap hari mampir ke mini market terdekat di rumah? Pasti kita bakal menemukan sekitar satu atau dua orang yang terkesan ‘menjaga’ kendaraan kita. Tapi ketika kita sudah selesai berbelanja, kok mereka malah menghampiri kita dan ‘membantu’ mengeluarkan kendaraan kita ya dengan meminta imbalan uang ya?

Rupanya usaha mereka sebagai jasa parkir sudah menjamur di sejumlah tempat, seperti mini market atau pusat perbelanjaan, bahkan kawasan perkantoran. Jika di mini market mereka memanfaatkan lahan bagian depan swalayan tersebut, lain hal di perkantoran yang memaksimalkan lahan kosong.

Kami pun sering melihat bahkan mengalami dampak jasa parkir liar ini. Bayangkan saja jika satu kendaraan motor mengeluarkan uang parkir sekitar Rp2.000 hingga Rp5.000 untuk mereka yang ‘berjasa’ membantu kita memarkirkan kendaraan kita setelah kita berbelanja atau pulang kerja, pasti tak sedikit jumlahnya.

Tapi apakah kamu tahu polemik ini sudah bertahun-tahun lamanya tumbuh dan menjamur? Berikut ini sejumlah fakta yang perlu kita ketahui, ya agar kita juga jangan salah paham soal jasa parkir liar ini ya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...