Jelang Operasional Perdana, Erdogan Gelar Sidak ke Masjid Hagia Sophia
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Masjid Hagia Sophia yang dalam pekan ini akan menghelat salat Jumat perdana. (Foto: Al Arabiya)

Jelang Operasional Perdana, Erdogan Gelar Sidak ke Masjid Hagia Sophia

Senin, 20 Jul 2020 | 10:52 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan ke Hagia Sophia atau Ayasofya yang kini sudah dialihfungsikan menjadi masjid. Sidak ini dilakukan pada Minggu (19/7) jelang beberapa hari sebelum pelaksanaan salat Jum'at digelar pada 24 Juli 2020.

Disadur dari CNBC Indonesia, Senin (207/), Erdogan mengecek kesiapan Hagia Sophia tanpa diketahui oleh pihak masjid tersebut. Otoritas agama di Turki, Diyanet menyatakan, ikon Nasrani yang ada di bagian plafon bangunan tersebut akan ditutup.

"Kami ... tidak ingin merusak lukisan di dinding, ikon dan arsitektur bersejarah dari bangunan ini," ujar Juru Bicara Erdogan, Ibrahim Kalin, dalam sebuah wawancara.

Sebelumnya, situs sejarah dunia yang ada di Istanbul, Turki ini merupakan salah satu situs sejarah dunia UNESCO. Bangunan ini sempat menjadi gereja dan museum sebelum akhirnya dikembalikan menjadi masjid, persis pada zaman Konstantinopel kala itu.

Erdogan mengumumkan secara resmi perubahan status Hagia Sophia sebagai sebuah masjid. Ini didukung oleh pengadilan yang menyebutkan perubahannya di tahun 1930-an menjadi museum ilegal.

Pembukaan sebagai masjid akan dilakukan pekan ini. Sebelumnya pada tahun lalu, Erdogan mengatakan bahwa merupakan kesalahan besar bagi Turki mengubah Hagia Sophia menjadi museum.

Hagia Sophia dibangun pada tahun 537 M. Bangunan ini awalnya katedral patriarki Kristen Ortodoks Yunani, yang didirikan oleh kaisar Byzantine Justinian I pada abad keenam.

Terkenal dengan kubahnya yang besar, bangunan Hagia Sophia bahkan dianggap sebagai lambang Arsitektur Romawi Timur yang mengubah sejarah arsitektur.

Namun setelah Fatih Sultan Mehmed II menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453, ia mengubah Hagia Sophia dari katedral ke masjid. Hagia Sophia resmi beralih fungsi menjadi masjid kekaisaran Ottoman sejak tahun 1453 hingga 1935.

Diketahui bahwa selama ratusan tahun, umat Muslim dari seluruh dunia berbondong-bondong ke Hagia Sophia untuk berdoa dan beribadah di bangunan yang memiliki menara tinggi. Namun mulai tahun 1935, Hagia Sophia ditetapkan menjadi museum yang diberi nama Ayasofya Müzesi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...