Jelang Perayaan Natal, Polri Lakukan Pengamanan Gereja

Rusmanto
Rusmanto

Jelang Perayaan Natal, Polri Lakukan Pengamanan Gereja ilustrasi

WinNetNews.com - Kepolisian akan mengawal ketat 48.798 gereja menjelang perayaan Natal, 25 Desember 2018. Pengawalan akan melibatkan hampir seratus ribu personel.

"(Gereja) menjadi fokus pengamanan kami," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Kamis, 20 Desember 2018.

Mulai besok Polri menggelar Operasi Lilin untuk menjaga keamanan saat perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Operasi akan berlangsung hingga 2 Januari 2019.

Kemarin, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian telah menggelar rapat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, kepala staf umum TNI, Kementerian Kesehatan, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, serta stakeholder terkait.

Rapat menyimpulkan sebanyak 57.946 objek vital bakal dijaga. Sebagian besar adalah gereja dengan jumlah 48.798. Sisanya meliputi 858 terminal bus, 260 stasiun, 530 pelabuhan, 264 pusat pembelanjaan, 207 bandara, dan 2.705 objek wisata. Di malam pergantian tahun, polisi juga fokus pada 1.904 objek vital.

Adapun jumlah personel yang diterjunkan adalah 94.946 orang. "Besok akan dilaksanakan gelar pasukan di Silang Monas. Bukan hanya di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia," kata Dedi.

Kepolisian membagi dua klaster pengamanan, yakni kluster pertama yang menjadi prioritas dan klaster kedua yang memiliki skala di bawahnya.

Pada klaster pertama diterjunkan 69.080 personel Polri. Klaster pertama terdiri atas 13 polda, meliputi personel dari Polda Lampung, Sumatera Utara, Banten, Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. 

Personel di klaster kedua sebanyak 25.886 orang yang mencakup Polda Aceh, Riau,  Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sumatera  Selatan, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat,  Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur,  Kalimantan Utara,  Kalimantan Selatan,  Kalimantan Tengah,  Maluku Utara, dan Papua Barat.  

Untuk pengaman jalur, petugas bakal melakukan body system atau sistem perbantuan, yakni menggandeng personel TNI bersenjata.

 

 

 

Artikel ini telah tayang di metrotvnews.com dengan judul "48 Ribu Gereja Dikawal Ketat Jelang Natal"

Apa Reaksi Kamu?