'Jelang Piala Final Presiden' Bang Yos: Perseteruan Persija dan Persib harus diakhiri

Rani
Rani

'Jelang Piala Final Presiden' Bang Yos: Perseteruan Persija dan Persib harus diakhiri

WinNetNews.com - Jelang laga Final Piala Presiden yang akan diselenggarakan di Senayan, berbagai persiapan seperti pengamanan di sekitar lokasi terus ditingkatkan. Sebanyak 588 personel Polres dan Polsek Jakarta selatan disiagakan selama 24 jam penuh.

"588 personel Polres Jaksel, polsek jajaran dan BKO TNI disiagakan dalam rangka memberikan rasa aman selama pelaksanaan Piala presiden," ujar Kapolres Jaksel Kombes Pol Wahyu Hadiningrat Sik MH dalam Apel Gelar Pasukan Pengamanan Final Sepak Bola Piala Presiden di halaman Mapolres Jaksel, Sabtu (17/10/2015).

Petugas diterjunkan untuk mengamankan beberapa titik yang dianggap rawan terjadi bentrok seperti, di Pintu Tol TB Simatupang, Tol Rancho, Tol Pancoran, Tol Fatmawati, dan Tol ciledug. Pengamanan tersebut akan dilakukan selama dua hari, yakni hari Sabtu sampai dengan Minggu.

Baca juga artikel: Diperkirakan 500 Bus Bobotoh Dikawal Brimob Bersenjata Hingga GBK

Masyarakat dihimbau untuk menghindari kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, pada Minggu (18/10/2015) dari pukul 12.00 siang hingga pukul 00.00 WIB. Sementara pertandingan laga Persib dengan Sriwijaya FC akan berlangsung pukul 19.00 WIB. Terhadap pengamanan ini, Bang Yos meminta polisi dan TNI menggunakan seluruh tenaganya agar situasi tetap terkendali.

Ketua Komite Pengawas (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait memastikan Presiden Jokowi akan hadir dalam laga itu. Bahkan Persib dan Sriwijaya FC akan diundang ke Istana untuk bertemu Jokowi pada Senin (19/10/2015) sekitar pukul 17.00 WIB.

 

Sementara itu, sejumlah bus ber-plat D yang berasal dari bandung, dini hari (17/10/2015) tadi diserang oleh sekelompok orang tak dikenal. Bus-bus dan sejumlah mobil yang berangkat dari Bandung turut menjadi korban pelemparan batu oleh kelompok tak dikenal tersebut.

Sejumlah bus yang diserang itu beberapa diantaranya terparkir di parkiran Polda Metro Jaya. Ada mobil jeep, bus Primajasa, dan mobil Avanza yang terparkir. Atas kejadian penyerangan itu, siang ini sopir bus Primajasa Rute Bandara Soekarno Hatta-Bandung, Dodon (55) melaporkan kejadian semalam ke Polda.

Sopir bus tidak sempat mengenali pelaku, akan tetapi ia melihat bahwa kelompok tersebut berjumlah sekitar 20 hingga 30 orang. Ketika bus sampai di bandara, Kasi Operasional Bus Primajasa langsung mendapat instruksi untuk melapor ke Polda terkait aksi pelemparan batu. Ada instukrsi dari bandara, untuk melapor ke Polda karena ada tim khusus untuk menangangi ini.

Terkait insiden tadi pagi, Bang Yos yang merupakan mantan Pembina Persatuan sepakbola Indonesia Jakarta (Persija) angkat bicara. Sutiyoso yang akrab disapa Bang Yos menghimbau The Jakmania untuk bersikap ksatria. Perselisihan dengan Persib harus diakhiri.

Kepala BIN ini kecewa dengan sikap The Jakmania yang tidak kunjung berdamai dengan suporter Persib. Perseteruan itu harus diakhiri saat ini juga.

 

Sementara itu, perwakilan Jakmania yang telah bertemu Bang Yos pada Kamis (15/10/2015) kemarin, sepakat untuk tidak bertindak anarki.

"Mereka (Jakmania) akan silaturahmi ke Bandung pada hari ini namun pertemuan itu batal. Yang di Bandung sedang sibuk mengurus persiapan ke Jakarta," tutur Bang Yos yang WinGamers lansir dari detikcom.

Ketika disinggung tentang insiden pelemparan mobil yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dini hari tadi, Bang Yos tidak mengetahui apakah ABG yang melakukan sweeping pada dini hari tadi terhadap suporter Persib merupakan simpatisan Jakmania. Bila hal itu benar, Bang Yos meminta pelakunya ditindak.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});