Jemaah Haji yang Pulang Lewat Filipina Masih Sedikit

Jemaah Haji yang Pulang Lewat Filipina Masih Sedikit

Kamis, 22 Sep 2016 | 17:02 | kontributor

WinNetNews.com - Filipina menyatakan sekitar 1.200 WNI yang berhaji memakai paspor Filipina. KBRI Manila sudah memantau beberapa jemaah haji Indonesia yang sudah memasuki Filipina. Ternyata masih sangat sedikit yang pulang lewat negeri tersebut.

"Ini hari keempat kami memantau, dan belum sampai 10 orang ya. Jadi kemungkinan tidak sampai sebanyak itu (1.200 WNI)," tutur Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Manila, Trini Sualang saat dihubungi detikcom, Kamis (22/9/2016).

Beberapa WNI itu diketahui datang pada siang ini. Trini menambahkan akan ada rombongan haji lagi yang datang pada petang ini sekitar pukul 18.00 atau 19.00 waktu setempat.

Trini menjelaskan, KBRI Manila mendata dalam satu ruangan terpadu atas kerjasama dengan Pemerintah Filipina. Ruangan terpadu itu merupakan pelayanan satu atap dari pihak berwenang Indonesia dan Filipina di Bandara Internasional Ninoy Aquino.

"Jadi ruangan itu ada semacam one stop service ya, ada imigrasi Indonesia, imigrasi Filipina, Department of Justice ada, ngumpul satu ruangan untuk melayani jemaah haji. Ada tempat istirahatnya juga, tempat salat, tempat makan. Kami memaklumi ya, karena kalau pulang haji kan juga capai," imbuh dia.

Para jemaah haji Indonesia ini setelah turun dari pesawat akan memasuki ruangan pelayanan terpadu tersebut untuk menjalani verifikasi. Verifikasi terdiri atas wawancara dari pihak Imigrasi Indonesia kemudian juga dengan lembaga terkait Filipina.

"Nah proses ini perlu waktu sekitar 24 jam. Nah hasil verifikasinya untuk yang tidak sampai 10 orang itu, bisa diketahui besok," jelasnya.

Bulan Agustus 2016 lalu, otoritas imigrasi Filipina menahan 177 warga negara Indonesia (WNI) yang hendak beribadah haji dengan paspor haji Filipina. Sebagian besar WNI itu dinyatakan sebagai korban dan akhirnya dipulangkan ke Tanah Air. Namun masih ada 9 WNI yang tetap tinggal di Filipina untuk membantu penyelidikan otoritas Filipina dalam memburu sindikat penipuan paspor haji.

Lima warga Filipina yang bertindak sebagai pendamping asing untuk 177 WNI itu, telah ditahan dan dijerat dakwaan sindikat penipuan.

Biro Imigrasi Filipina alias BI memperkirakan ada 6.700 jemaah haji yang pulang ke Filipina hingga 1 Oktober mendatang. Dari jumlah itu, sekitar 1.200 jemaah di antaranya diduga sebagai warga negara Indonesia.

Detik

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...