Jerawat di Vagina? Berikut Cara Hilangkannya Secara Medis

Rusmanto
Rusmanto

Jerawat di Vagina? Berikut Cara Hilangkannya Secara Medis ilustrasi
Winnetnews.com -  Umumnya, jerawat di vagina muncul karena infeksi bakteri, meskipun ada beberapa penyebab lain. Walaupun bisa hilang dengan sendirinya, beberapa orang mungkin saja akan mengalami jerawat di vagina yang berulang. Untungnya, Anda bisa mengandalkan cara medis untuk menghilangkan jerawat di vagina dengan lebih efektif.

Tips menghilangkan jerawat di vagina secara medis

Sebelum menggunakan obat apa pun, langkah pertama yang perlu Anda lakukan tentu saja berkonsultasi dengan dokter kulit. Hal ini bertujuan untuk mengetahui penyebab munculnya jerawat sehingga dokter dapat memberikan obat yang tepat.

Penanganan medis terhadap jerawat melibatkan obat-obatan sebagai berikut:

1. Benzoyl peroxide

Benzoyl peroxide bekerja dengan cara membunuh bakteri pada permukaan kulit dan membersihkan sumbatan pada pori-pori. Senyawa antimikroba ini tersedia dalam bentuk losion, krim, gel, sabun pembersih, dan larutan menyerupai toner.

Membersihkan kulit dengan benzoyl peroxide adalah salah satu cara andalan untuk menghilangkan jerawat di vagina. Namun, Anda harus perlu lebih sering memakai pelembap karena pemakaian pada 1-2 minggu pertama bisa membuat kulit kering dan mengelupas.

2. Antihistamin

Antihistamin digunakan untuk mengatasi jerawat pada vagina akibat dermatitis kontak. Dermatitis kontak adalah reaksi kulit karena akibat paparan zat yang menimbulkan iritasi (iritan menyentuh kulit).

Zat-zat ini bisa berasal dari pakaian, produk pembersih, pembalut, dan sebagainya.

Obat antihistamin umumnya berbentuk salep yang dioleskan secara langsung pada permukaan kulit yang berjerawat. Jika reaksi pada kulit Anda terbilang parah, dokter juga dapat menyarankan penggunaan antihistamin yang diminum langsung.

Apa Reaksi Kamu?