Jika Gagal Dalam Pilkada 2018, Ini yang Akan Dilakukan Sudirman Said

Oky
Oky

Jika Gagal Dalam Pilkada 2018, Ini yang Akan Dilakukan Sudirman Said Sumber : Istimewa

Winnetnews.com - Pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah dalam Pilgub Jateng 2018 kalah dalam perolehan suara versi hitung cepat berdasarkan rekapitulasi C1 KPU.

Calon gubernur nomor 2 itu menegaskan akan menerima apapun hasil pemilihan gubernur dengan baik, sebagai bentuk penghormatan kepada penyelenggara pemilu.

Meskipun demikian, pihaknya akan tetap menggarisbawahi pelanggaran-pelanggaraan dan sejumlah gejanggalan dalam proses pesta demokrasi Jateng itu.

Kalau memang diperlukan, akan diajukan sebagai gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Misalnya, kejanggalan yang terjadi di Solo Raya. Di sana ditemukan ribuan surat suara yang sudah ditandai pasangan calon (paslon) nomor satu," ucapnya, Minggu (1/7/2018).

Selain itu, ia juga menyebut kejanggalan di Temanggung, dimana ada pembagian undangan untuk datang ke TPS yang dilampiri dengan brosur bergambar paslon rivalnya.

"Sedangkan di Ungaran, ada aparat pemerintah mengumpulkan warganya untuk mengarahkan pada paslon nomor satu. Semua pelanggaran dan kejanggalan itu sedang terus dikaji," kata mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu.

Ia menuturkan pihaknya akan menghormati seluruh proses atau tahapan pilgub yang masih berlangsung. Dan pada waktunya akan menerima siapa pun yang jadi dan dipilih rakyat.

Ketika ditanya aktivitas apa yang akan dilakukan jika gagal menjadi orang nomor satu, pria kelahiran Slatri, Kecamatan Larangan, Brebes itu mengatakan akan kembali ke kampus untuk mengajar sebagai dosen.

Saat ini, ia tengah sibuk menemui sejumlah pihak. Pada Sabtu (30/6/2018) malam ia menggelar tasyakuran bersama partai koalisi pendukung dan simpatisan di kampung halamannya.

Menurutnya, meskipun kalah secara keseluruhan di Jateng, namun di Brebes Pak Dirman unggul dengan perolehan suara mencapai 60,46 prosen. Sedangkan lawannya, Ganjar Pranowo-Taj Yasin mendulang 39,54 persen.

Sedangkan pada Minggu (1/7/2018), ia menemui kader di Slawi Kabupaten Tegal. Di daerah ini, dia juga unggul perolehan suara.

"Saya berdiskusi dan membagi pengalaman. Banyak yang sudah mengundang untuk berdiskusi. Saya juga akan bertemu dengan kader parpol pengusung," ucapnya

Apa Reaksi Kamu?