"Jika Mau Bom Sana-sini, WNI Bekas ISIS Lebih Baik Tak Pulang"

Daniel
Daniel

"Jika Mau Bom Sana-sini, WNI Bekas ISIS Lebih Baik Tak Pulang" ISIS

Winnetnews.com - Polemik soal pemulangan warga negara Indonesia mantan pendukung kelompok aliran ekstrim ISIS terus berlanjut. Menurut Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, pemerintah bisa saja memulangkan mereka. Namun, ia menegaskan jika pada akhirnya tujuannya hanya untuk melanjutkan “perjuangan” di tanah air, menurutnya mending sama sekali tidak usah pulang.

Ryamizard tidak membatasi hal tersebut hanya untuk waga negara mantan pendukung ISIS yang dewasa saja, tetapi juga anak kecil dan perempuan. Karena menurutnya jika masih memiliki paham ISIS dan ingin melanjutkannya di sini, itu adalah hal yang berbahaya.

“Janji dulu dong. Janji dulu. Kalau di sini mau jadi ISIS, gak usah (pulang) saja. Janji. Mau anak kecil, perempuan, gak gitu lagi urusannya. Kalau mau melanjutkan perjuangannya di sini, bahaya,” tukas Ryamizard seperti dikutip dari Tempo.

“Kita ini bangsa yang berperikemanusiaan,” lanjut Ryamizard. “Tapi kalau datang langsung ngebom sana-sini rusak, gak boleh. Janji dulu gak boleh berbuat macam-macam. Janji setia Pancasila dan NKRI. Kalau dia orang Islam, ya janji yang benar kalau gak dosa besar.”

Ratusan WNI masih belum menemui kejelasan dan berada di Suriah. Selepas kekalahan ISIS, mereka meminta agar pemerintah Indonesia mau memulangkan mereka. Sejauh ini Otoritas Kurdi bersedia memulangkan mereka dengan syarat ada izin resmi dari pemerintah Indonesia.

Apa Reaksi Kamu?