'Jika Tim Transisi Gagal, Kader Akar Rumput Golkar Frustrasi,' Ucap Musfihin

'Jika Tim Transisi Gagal, Kader Akar Rumput Golkar Frustrasi,' Ucap Musfihin

Senin, 25 Jan 2016 | 08:38 | Liani
WinNetNews.com - Tim Transisi yang terbentuk dari hasil keputusan Mahkamah Partai Golkar diberi amanah untuk mempersiapkan Munas yang diadakan selambat-lambatnya Maret 2016. “Kami berharap Tim Transisi bersungguh-sungguh menjalankan kelutusan MPG karena MPG adalah tumpuan terakhir para kader akar rumput,” kata Musfihin Dahlan, wakil sekjen DPP Partai Golkar hasil Munas Bali.

Musfihin mengatakan, keputusan MPG merupakan upya untuk menyelamatkan Partai Golkar dari kevakuman organisasi setelah berakhirnya masa bakti kepengurusan DPP Partai Golkar hasil Munas Riau. “Jika Tim Transisi yang terdiri atas tokoh senior ini gagal, akan membuat Frustrasi Kader dan simpatisan yang bermuara pada kehancuran karena Golkar ditinggalkan konstituennya,” tuturnya.

Menurut Musfihin, jika mengacu kepada UU Partai Politik pasal 23, maka seharusnya DPP Partai Golkar hasil Munas Riau berakhir 2014. Namun, kalau merujuk pada Keputusan Munas Riau, Kepengurusan DPP berakhir pada 31 Desember 2015. “MPG juga menggariskan bahwa Munas harus aspiratif, demokratis, terbuka, dan akuntabel. Karenanya, MPG telah melakukan terobosan hukum untuk menyelamatkan partai dari ketidakpastian,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Musfihin juga mengritik DPP Partai Golkar hasil Munas Bali yang akan menyelenggarakan Rapimnas. Karena, katanya, kepengurusan Munas Bali belum diterima pendaftarannya oleh Pemerintah. Sementara keputusan Mahkamah Agung (MA) dalam Pengadilan TUN September yang lalu, menolak pengesahan Pendaftaran DPP Munas Bali.

Musfihin juga mengkritik, “Rapimnas merupakan bentuk mobilisasi seperti cara-cara yang dilakukan zaman Orba. Karenanya sudah ditinggalkan saat era Reformasi sekarang ini.“

Dilansir dari laman teropongsenayan 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...