(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Jisdor Kembali Tertekan Dengan Turun 11 Poin

Rusmanto
Rusmanto

Jisdor Kembali Tertekan Dengan Turun 11 Poin

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate melanjutkan pelemahan dan telah merosot selama 10 pekan.

Data yang diterbitkan BI menempatkan Jisdor di Rp14.463 per dolar AS pada Jumat (18/9/2015), terdepresiasi 11 poin atau melemah 0,08% dari kurs kemarin.

Jisdor telah merosot selama 10 pekan berturut-turut sejak pertengahan Juli ketika masih berada di level Rp13.304 per dolar AS.

Rangga Cipta, ekonom dari Samuel Sekuritas, mengatakan penundaan penaikan Fed Fund Rate memang mengurangi tekanan terhadap rupiah.

Namun, penundaan tersebut juga berarti ketidakpastian di pasar finansial masih bertahan minimal hingga pekan depan.

“Kekhawatiran akan kembali datang karena mayoritas anggota The Fed masih mengarapkan kenaikan tahun ini,” kata Rangga.

Kurs Asia bergerak variatif pasca keputusan The Fed. Ringgit memimpin dengan kenaikan hingga 0,3%, sedangkan won dan rupee adalah mata uang yang paling tertekan dengan pelemahan sekitar 0,15%.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});