JK: Undang-undang Bisa Diubah Dukung Go-Jek

Yudha Raditya
Selasa, 18 Agustus 2015 15:16 WIB
Oleh Yudha Raditya pada Selasa, 18 Agustus 2015 15:16 WIB
Image JK: Undang-undang Bisa Diubah Dukung Go-Jek

image0

Jakarta - Fenomena Go-Jek menjadi pro dan kontra kehadirannya, khususnya di Jakarta. Sebab, bagi sebagian masyarakat ada yang merasa kehadirannya membantu, tapi ada yang menilai kehadirannya menghancurkan jasa ojek konvensional.

Namun pada ajang Idieafest 2015, Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat memuji Go-Jek. Berkat teknologi, Go-Jek kini menjadi populer.

"Go-Jek yang tiap hari dibahas, kini telah menjadi tren. Punya nilai yang beda. Dia mempercepat perubahan tempat. Transportasi mempercepat, karena ini semua teknologi. Teknologi yang mempercepat ide itu," ujar JK di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (8/8/2015) malam.

Soal banyaknya yang menolak, JK pun mengatakan undang-undang mengenai keberadaan Go-Jek bisa dibuat. Dia menyatakan untuk kemajuan, undang-undang transportasi dapat diubah.

"Ada yang bilang, dengan Go-Jek karena sekarang roda dua dijadikan transportasi. Undang-undang harus diubah. Masa peraturan menteri maupun gubernur, enggak bisa mengubah. Undang-undang harus ikuti perkembangan," tutur dia.

JK juga menyampaikan kebahagiaannya dapat hadir dalam acara ini. Bahkan acara penting di Solo, Jawa Tengah, dibatalkan demi acara tersebut.

"Senang sekali para generasi muda yang merupakan harapan bangsa di sini. Saya batalkan acara ketiga saya di Solo. Kan ada Andi F Noya juga, takut dia marah," tukas JK.

Cara mudah tidak cepat gemuk meski sering makan.
Harga Emas Antam Turun Rp 4.000 Menjadi Rp 641 Ribu per Gram

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.