Joko Widodo Tidak Mengatakan akan Masuk TPP Sekarang

Joko Widodo Tidak Mengatakan akan Masuk TPP Sekarang

Darmin Nasution menyatakan, proses bergabungnya Indonesia untuk menjadi anggota Trans Pasific Partnership (TPP) masih panjang. Pernyataan Presiden Joko Widodo saat bertemu Barack Obama, juga masih sebatas keinginan semata.

"Sebetulnya Indonesia, Presiden tidak mengatakan akan masuk sekarang. Mengatakan bermaksud untuk masuk," ujar Darmin di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/11/2015).

Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan beberapa pertimbangan yang harus dipelajari terlebih dahulu oleh pemerintah. Misalnya rancangan dari regulasi TPP tersebut.

"Indonesia meminta menunggu memberikan dokumen-dokumen dan draft mengenai TPP itu. Dari sananya (Pemerintah AS) dijawabnya oh itu masih dibahas oleh Kongres, dan dikatakan ya itu harus selesai dulu dari Kongres, kita tidak bisa," paparnya.

Bila rancangan tersebut sudah diterima pemerintah, baru kemudian menurut Darmin akan terlihat dampak positif dan negatif. Serta peluang pemerintah untuk memperluas ekonomi negara secara global.

"Itu termasuk yang kita harus pelajari. Untung ruginya dan bagaimana kalau masuk, ya supaya jangan rugi,"  jelasnya.

Pertimbangan lainnya adalah persaingan dengan negara-negara dari regional Asia Tenggara (ASEAN) yang terlibat dalam TPP.

"Kalau kita sendirian yang masuk, itu kita mudah menjawabnya. Tapi kan sudah ada Vietnam yang sudah oke, Jadi perhitungannya lebih rumit. Kita harus lihat juga, dia dapat apa, kita bisa kehilangan apa," pungkasnya.

disadur dari detik