Jokowi: Ada yang Salah dari Sepakbola Kita

Rusmanto
Rusmanto

Jokowi: Ada yang Salah dari Sepakbola Kita
WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku risih menyaksikan minimnya prestasi olahraga sepakbola nasional baik di kancah regional maupun Asia.

Presiden Jokowi mengaku terpuruknya prestasi didasari oleh ketidaksesuaian pendapat dan ketidakcocokan di kalangan pengurus organisasi dalam membangun tim sepakbola nasional yang tangguh.

“Ada sesuatu yang salah, yang harus kita betulkan. Ada sesuatu yang keliru yang harus kita perbaiki,” kata Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan jajaran pimpinan Klub Bola dan Asosiasi PSSI Provinsi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (15/4).

Silaturahmi digelar untuk mencari solusi terbaik dalam meningkatkan prestasi dan membentuk tim cabang olahraga sepakbola yang mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas global.

Dia meyakini, Indonesia sebagai negara berpenduduk terbanyak nomor empat di dunia memiliki pemain-pemain unggulan. Bahkan, FIFA menyebutkan bahwa Indonesia bersama Tiongkok dan India termasuk negara yang memiliki prospek cerah di bidang olah raga sepak bola.

“Kita harus perbaiki. Kalau tidak, sampai kapan pun akan begini terus. Saya punya keyakinan seperti itu,” katanya.

Jokowi mengatakan, sejak dilantik sebagai Presiden ke-7 RI, pada 20 Oktober 2014, banyak sekali menerima permintaan masyarakat yang mendambakan hadirnya tim sepak bola nasional yang tangguh dan disegani tim-tim negara lainnya.

“Saya banyak menerima permintaan masyarakat dan dari berbagai pihak agar persepakbolaan nasional kita maju. Saya juga kadang-kadang risih sama tim-tim kita, yang kalah peringkat. Sama Vietnam kita kalah peringkat,” kata Presiden Jokowi.

disadur dari situs beritasatu

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});