Skip to main content

Jokowi Akan Membangun Pembangkit Listrik 35.000MW Senilai Rp 1.100T

Jokowi Akan Membangun Pembangkit Listrik 35.000MW Senilai Rp 1.100T
Jokowi Akan Membangun Pembangkit Listrik 35.000MW Senilai Rp 1.100T

Pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit listrik 35 ribu megawatt (MW) dalam jangka waktu lima tahun.

"Seluruhnya untuk 35 ribu (MW) plus 7 ribu (MW) ini akan memerlukan investasi Rp 1.100 triliun dalam lima tahun ke depan," ucap Menteri ESDM, Sudirman Said.

Sebagian besar biayanya, menurut dia, akan diperoleh dari investor swasta.

"Dari sisi pembangkit, 30 ribu (MW) itu dibangun swasta, sementara 5.000 (MW) dibangun PLN," ujar Sudirman.

Untuk membangkitkan listrik 35 ribu MW tersebut membutuhkan berbagai jenis sumber energi, dan dia memastikan sumber energinya didominasi menggunakan batu bara.

"Sumber energinya 50 persen akan disediakan oleh batu bara, 25 persen gas, 25 persen energi baru terbarukan seperti angin, matahari, air, biomassa dan geothermal," ucap Sudirman.

Pembangunan pembangkit 35.000 MW bertujuan menyediakan akses penerangan bagi masyarakat Indonesia secara lebih merata. Sudirman optimistis, pemerintah bisa merealisasikan program tersebut. (jk)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top