Jokowi Digugat karena Dianggap Lalai Tangani Corona, Ini Respons Istana
Foto: Detik.com

Jokowi Digugat karena Dianggap Lalai Tangani Corona, Ini Respons Istana

Jumat, 3 Apr 2020 | 10:40 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com - Dini Shanti Purwono selaku Staf khusus presiden bidang hukum memberikan pernyataan bahwa pihak Istana tak mempermasalahkan gugatan enam orang warga kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap lalai menangani wabah virus corona (Covid-19).

Ia menganggap setiap warga negara berhak melakukan gugatan. Dini mengatakan pihak istana akvan mengikuti proses pemeriksaan dan pembuktian di pengadilan terhadap gugatan tersebut. 

"Sah-sah saja kalau ada yang merasa dirugikan dan mengajukan gugatan. Itu hak konstitusional setiap warga negara. Nanti juga akan ada proses pemeriksaan dan pembuktian di pengadilan. Silakan disampaikan argumen dan pembuktian terkait di situ biar nanti diputuskan oleh pengadilan," kata Dini, dikutip dari CNNIndonesia.com

Sebelumnya, Enam warga itu diketahui menggugat Jokowi secara perdata ke pengadilan karena dianggap lalai menangani risiko terjadinya wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia. Termasuk, tidak mempersiapkan tindakan antisipatif dan justru bergurau serta melemparkan candaan ke publik sebelum virus covid-19 terdeteksi dan menjadi pandemi di Indonesia.

Penggugat yang merupakan perwakilan pelaku usaha UMKM itu juga mengklaim mengalami kerugian materil dan imateril. Namun menurut Dini, pandemi Covid-19 adalah peristiwa 'force majeure' atau berada di luar kendali manusia. Dini menyatakan pandemi ini tak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga di berbagai negara di dunia. Oleh karenanya, ia menilai kerugian tak hanya dialami Indonesia namun juga banyak negara lain yang terinfeksi Covid-19. 

"Siapa yang bisa tahu kapan dan bagaimana wabah itu akan terjadi? Tidak ada yang tau dengan pasti. Kalau mau bicara kerugian, coba lihat situasi negara-negara lain, banyak yang lebih buruk kondisinya dibanding Indonesia. Jadi harus melihat situasi ini secara obyektif, jangan hanya fokus kepada kepentingan diri sendiri," katanya. 

Dini pun menegaskan pemerintah kini tengah bekerja keras mengatasi wabah corona di Indonesia. Berbagai langkah dan kebijakan juga sudah dikeluarkan sebagai bentuk penanggulangan juga  untuk menekan serta mengobati dampak penyebaran virus, termasuk bagi UMKM yang bersinggungan langsung dengan para penggugat.

"Bantu pemerintah menjaga penyebaran, mengawal, agar program-program pemerintah dalam hal ini terlaksana dengan baik di lapangan, alih-alih menambah beban gugatan di pengadilan di tengah situasi genting seperti ini," tambah Dini. 

Dini juga menegaskan, selama masa pandemi corona, Jokowi selalu menyampaikan agar jajarannya fokus membantu UMKM. Menurutnya, sikap itu merupakan bentuk perhatian Jokowi kepada pelaku UMKM yang terkena imbas wabah virus tersebut. Ia menilai, ironis di saat Presiden Jokowi berpikir keras bagaimana membantu UMKM, beliau malah digugat oleh pedagang UMKM itu sendiri.

"Di setiap rapat terbatas berulang kali Presiden menyampaikan pesan agar UMKM dibantu di tengah situasi yang sulit karena wabah Covid-19 ini. Itu yang saya dengar sendiri," tuturnya.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...