Jokowi : Hadiah Buku Terbarunya `Rudy` Dari Habibie

Muchdi
Muchdi

Jokowi : Hadiah Buku Terbarunya `Rudy` Dari Habibie

WinGamers,com - Dalam acara makan siang bersama di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa. Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjamu Presiden ke-5 RI Baharuddin Jusuf Habibie.

Usai menyantap makan siang bersama, Habibie memberikan sebuah buku kepada Jokowi berjudul '‎Rudy, Kisah Masa Muda Sang Visioner'. Buku bersampul biru itu mengisahkan perjalanan hidup pira asal Parepare itu pada masa mudanya.

Buku itu merupakan buku terbaru yang mengisahkan perjalanan hidup Habibie muda menjalani kehidupannya. Banyak kisah teladan dan pelajaran yang dapat diambil dari perjuangan Habibie dalam buku itu. Namun 'Rudy', kata Habibie, sangat berbeda dengan buku sebelumnya yang menjadi best-seller, Habibie-Ainun.

Baharuddin Jusuf Habibie di Istana Kepresiden‎an, Jakarta, Selasa, (13/10/2015), mengatakan "‎Rudy beda dengan buku Habibie-Ainun, kalau Habibie-Ainun yang ditulis Habibie bukan karena dia mau tulis buku, tapi karena dia sakit. Kalau ini (Rudy) Habibie waktu umur 18 tahun,"

"Gimana mengisahkan anak kecil yang namanya Rudy singkatan dari Baharudin, bukan Rudolf, hingga ia tumbuh menjadi seorang pemuda," sambung dia.

Berbeda dengan Habibie-Ainun, cerita di dalam buku 'Rudy' banyak berisi kisah-kisah perjalanan hidup Habibie yang belum terungkap ke publik. Di antaranya, mengenai asal mula Habibie menyukai pesawat terbang, hingga akhirnya memproduksi sendiri melalui perusahaan BUMN, PT Dirgantara.

"Di sini diceritakan, bagaimana dia (Rudy) awalnya menyukai pesawat, sampai sudah buat kapal terbang, kapal selam, dia membantu beresi Indonesia, dia beresin. Dan kisah ‎istrinya tinggalkan dia, dia sedih, ya dia tulis. Gimana bisa demikian? Jawabannya ada di buku ini," jelas Habibie.

Terkait beberapa kisah hidupnya yang baru terungkap dalam buku tersebut, Habibie enggan menceritanan lebih detail. Untuk menjawab rasa penasaran itu, ia pun meminta agar masyarakat mencari jawabannya di buku yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka itu.

"Saya rasa (biar penasaran), yang lain baca aja deh," pungkas Habibie seraya meninggalkan Istana‎.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});