Jokowi Kutuk Aksi Terorisme di Las Vegas, AS

Jokowi Kutuk Aksi Terorisme di Las Vegas, AS ilustrasi

WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut aksi penembakan di Las Vegas sebagai tindakan terorisme. Tentu Indonesia mengutuk aksi terorisme seperti itu.

"Kita mengutuk aksi terorisme seperti itu, aksi penembakan seperti yang terjadi di Las Vegas dengan korban yang begitu banyak," kata Jokowi usai acara Pencanangan Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat, di Bumi Perkemahan Wisata Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (3/10/2017).

Dia menyampaikan duka cita mendalam bagi korban peristiwa di Amerika Serikat (AS) itu. Jokowi memastikan tak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan di Las Vegas.

"Kita juga menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya dan saya sudah mendapatkan laporan bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban," kata Jokowi.

Dia yakin pemerintah Amerika Serikat bisa tegar dan kuat menghadapi masalah ancaman terorisme itu.

Penembakan brutal di festival musik, Minggu (1/10) kemarin itu dilakukan oleh pria 64 tahun bernama Stephen Craig Paddock. Ada 59 korban tewas akibat aksi Stephen. Kepolisian Las Vegas menyatakan Stephen tak terkait dengan organisasi teroris, kelompok keagamaan, atau kelompok supremasi kulit putih. Dia adalah pria yang gemar berjudi. (detikcom)