Jokowi: Masih Ada Ruang Menaikkan Penerimaan Pajak

Jokowi: Masih Ada Ruang Menaikkan Penerimaan Pajak

Jumat, 4 Mar 2016 | 14:38 | Rusmanto
WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan masih ada ruang untuk meningkatkan penerimaan negara, baik melalui pajak maupun non-pajak. Presiden mengungkapkan, saat ini tax ratio atau tingkat kesadaran pembayaran pajak masih sangat rendah, yaitu sekitar 11 persen.

"Ya, karena memang masih sangat kecil. Jadi, masih ada ruang untuk dinaikkan," kata Presiden Jokowi usai mengisi dan menyerahkan secara online Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun 2015 secara online di Counter Pelayanan Pajak Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (3/3).

Saat mengisi SPT PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun 2015, Presiden Jokowi dipandu Dirjen Pajak Ken Dwi Jugiasteadi.

Hadir pada kesempatan itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menpupera Basuki Hadimoeljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.

Jokowi mengatakan upaya meningkatkan penerimaan negara, pemerintah juga akan melakukan ekstensifikasi pajak. Selain itu, lanjutnya, pemerintah juga akan meningkatkan pemasukan melalui pajak orang pribadi, pajak pertambahan nilai (PPn), dan pajak badan atau perusahaan.

"Kita ingin setiap tahun ada kenaikan penerimaan negara melalui pajak atau nonpajak, karena tax ratio kita masih 11 persen," kata Presiden Jokowi.

disadur dari situs beritasatu

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...