Skip to main content

Jokowi Menyayangkan Konten Media Sosial Berisi Hujatan

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo mengeluhkan kecenderungan yang terjadi di media sosial belakangan ini. Jokowi menilai isi dari konten media sosial tersebut adalah saling menghujat.

“Isinya saling menghujat, isinya saling mengejek, isinya saling memaki, isinya banyak yang fitnah, isinya adu domba, isinya memprovokasi,” ungkap Presiden Jokowi.

Jokowi menegaskan, kecenderungan yang terjadi di media sosial itu bukan karakter bangsa Indonesia. “Bukan tata nilai Indonesia, bukan tata nilai umat kita, bukan,” tegasnya.

Jokowi menambahkan Indonesia punya budi pekerti, sopan santun, dan akhlakul karimah yang baik. Untuk itu, Jokowi mengajak untuk mewaspadai bersama-sama kecenderungan yang terjadi di media sosial.

“Mengingatkan, kalau ada teman kita yang melakukan itu diingatkan itu bukan nilai-nilai bangsa Indonesia, itu bukan nilai-nilai kesantunan Islam,” tuturnya.

Jokowi menegaskan kembali bahwa sebagai bangsa majemuk, mestinya yang mayoritas itu melindungi yang minoritas. Yang minoritas itu juga menghormati yang mayoritas.

“Mestinya seperti itu, harus dua-duanya jalan, saling menghargai, saling menghormati. Kalau tidak ada itu ya tidak akan sambung. Yang mayoritas melindungi minoritas, yang minoritas juga menghormati yang mayoritas,” tutur Presiden.

Jokowi yakin jika semua unsur itu ada, maka bangsa Indonesia akan menikmati indahnya perdamaian dan persaudaraan di tengah keberagaman yang dimiliki.

“Karena ini anugerah yang diberikan Allah kepada kita,” ujarnya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top