Jokowi Minta Masyarakat Indonesia untuk Tidak Ragukan Komitmennya Jaga Demokrasi
Joko Widodo (foto: Terkini ID)

Jokowi Minta Masyarakat Indonesia untuk Tidak Ragukan Komitmennya Jaga Demokrasi

Kamis, 26 Sep 2019 | 16:10 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Pertemuan yang diadakan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/09), mengundang berbagai elemen masyarakat seperti cendikiawan, sastrawan, pengusaha, hingga pelaku seni tanah air.

Tidak hanya itu sejumlah nama yang tidak asing didengar pun ikut hadir dalam pertemuan dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Mereka diantaranya Quraish Shihab, Emil Salim, Mahfud MD, Arifin Panigoro, Sudhamek, Theodore Permadi Rachmat, Christine Hakim, dan Butet Kartaradjasa.

Dalam pertemuan dengan sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat tersebut, Jokowi meminta para tamu undangan untuk tidak meragukan upayanya dalam menjaga demokrasi di Indonesia.

“Jangan sampai Bapak dan Ibu sekalian ada yang meragukan komitmen saya untuk menjaga demokrasi di Indonesia,” ucap Jokowi, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (26/09).

Jokowi mengaku bahwa saat ini ia sedang fokus dalam menyelesaikan berbagai masalah yang tengah menimpa Indonesia, seperti kasus kebakaran hutan, masalah Papua, revisi UU KPK, hingga RKUHP.

“Saya ingin mengeaskan kembali komitmen saya pada kehidupan demokrasi di Indonesia, bahwa kebebasan pers, termasuk kebebasan menyampaikan pendapat adalah pilar demokrasi yang harus terus kita jaga dan perjuangkan,” kata Jokowi, dilansir dari CNBC Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi didampingi oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan para staf khusus. Pertemuan ini memang dikhususkan Jokowi sebagai sebuah ruang dialog atas demonstrasi besar-besaran yang terjadi beberapa hari terakhir.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...