Jokowi: Spirit Kebhinekaan Harus Dilestarikan

Jokowi: Spirit Kebhinekaan Harus Dilestarikan

WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo menghadiri perayaan Hari Natal Nasional tahun ini di Kupang, bertemakan "Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah". Jokowi dalam sambutannya bicara soal kebhinekaan.

"Pemahaman akan keluarga tidak terbatas pada keluarga inti. Tetapi juga keluarga lain dalam bangsa Indonesia," ucap Presiden Joko Widodo dalam sambutannya di Kupang, NTT, Senin (28/12/2015). Acara itu dihadiri oleh sekitar seribu masyarakat Kupang.

Hadir juga Menteri Pedagangan Thomas Lembong yang menjadi ketua Panitia Perayaan Hari Natal Nasional 2015, Menkopolhukam Luhut B. Panjaitan, Menkumham Yasonna Laoly, Menperin Saleh Husin, Menag Lukman Hakim S, Menteri PU Basuki, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Dubes Belgia Patrick Herman.

Presiden Jokowi kemudian menekankan semangat kebersamaan dalam kebhinekaan yang dipunyai Indonesia. Presiden juga menganjurkan bahwa sebagai warisan asli Nusantara, spirit bhineka tunggal ika harus dilestarikan bersama.

"Sebagai keluarga, kita mendiami bumi sebagai tempat bersama dan hidup menjadi keluarga. Saling memberi api dan air, saling membantu, saling gotong royong," ucap Jokowi.

Perubahan sikap hidup dalam berpikir dan bertindak juga menjadi hal yang didorong oleh Presiden dalam perayaan Natal kali ini. Kata Jokowi, perubahan di segala sendi kehidupan mesti diiringi perubahan sikap tersebut.

"Natal harus membawa komitmen. Kita harus bekerja keras. Kita bekerja, kita mendapatkan hasil. Indonesia harus semakin makmur, damai, lebih jujur, adil serta sejahtera. Dan itu adalah tugas kita semua," ucap Jokowi.

Sejak tahun 2014 Presiden berkomitmen merayakan Hari Natal Nasional di luar Jakarta. Pada tahun lalu, Jokowi merayakan Natal bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise Perayaan Natal digelar di Jayapura, Papua.

disadur dari situs detik news