Jokowi Tanyakan Serapan Anggaran DKI

Jokowi Tanyakan Serapan Anggaran DKI

Jumat, 5 Agt 2016 | 06:50 | Rusmanto
WinNetNews.com - Presiden Jokowi menyoroti uang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 13,9 triliun yang mengendap saja di bank, belum kena realisasi penyerapan anggaran. Bagaimana sesungguhnya penyerapan anggaran Jakarta?

Sorotan ada uang Jakarta Rp 13,9 triliun yang belum terserap itu berdasarkan data bulan Juni 2016. Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut nominalnya sudah berkurang menjadi Rp 11 triliun karena sudah ada pembelanjaan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI, Heru Budi Hartono, menjelaskan perihal penyerapan anggaran yang terdata untuk APBD 2016 sampai bulan Juli. Dia membandingkan dengan penyerapan anggaran pada APBD 2015 di bulan yang sama. APBD 2016 sebesar Rp 67,1 triliun, dan APBD Perubahan 2015 sebesar Rp 65,7 triliun.

Dia memaparkan dokumen data per 29 Juli 2016. Pengeluaran belanja DKI sebesar 33 persen atau Rp 19,8 triliun. Angka itu lebih tinggi dibanding pengeluaran pada 2015 dengan tanggal yang sama, yakni sebesar 22,5 persen alias Rp 13,4 triliun.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...