JPU Jessica: Pembunuhan Berencana Harus Diuraikan Subjeknya

JPU Jessica: Pembunuhan Berencana Harus Diuraikan Subjeknya

Selasa, 21 Jun 2016 | 19:50 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com -  Jaksa Penuntut Umum kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, menyebutkan pembunuhan berencana seharusnya diuraikan tiga tahapan subjek (pelaku) dalam tindakan pidana tersebut.

"Sehingga yang harus diuraikan dalam surat dakwaan penuntut umum adalah perencanaan terdakwa Jessica yang dilakukan secara tenang untuk merampas nyawa dan bukan penguraian objek atau alat untuk tindak pidana," kata Jaksa Penuntut Umum Ardito Muwardi selepas persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2016).

Ardito mengungkapkan tanggapan tersebut sesuai dengan riset berdasarkan pendapat ahli hukum bahwa unsur perencanaan itu lebih terhadap subjeknya, di mana dia, apakah selama melakukan ada semacam niat batin atau ketenangan dalam melakukan perencanaan hal tersebut.

"Jadi tidak seperti eksepsi penasihat hukum yang menyatakan unsur perencanaan itu harus ada uraian fakta tentang darimana dia dapat, bagaimana dia dapat, kapan dia dapat, itu kan semua sebuah uraian tentang objeknya yang berupa racun," ujarnya.

Dalam tanggapannya tersebut, Jaksa Penuntut Umum menjelaskan dalam pembunuhan berencana, alat apapun yang dipakai bahkan tidak sesuai dengan rencana yang dimilikinya, tidak mengurangi pengertian bahwa seorang terdakwa memiliki rencana terlebih dahulu.

"Misal dia merencanakan membunuh menggunakan pisau, tapi ternyata dia memakai cangkul ya bisa saja. Intinya pembunuhan berencana adalah niat batinnya. Tanggapan kami seperti itu," ucap dia.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...