JPU Tidak Tergiur Pengakuan Rangga Terkait Pembunuhan Mirna

Zaenal Arifin
Kamis, 28 Juli 2016 21:21 WIB
Oleh Zaenal Arifin pada Kamis, 28 Juli 2016 21:21 WIB
Image JPU Tidak Tergiur Pengakuan Rangga Terkait Pembunuhan Mirna

 Jakarta, Winnetnews.com -  Jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin diduga akibat kopi bersianida, mengesampingkan pengakuan Rangga, barista Kafe Olivier, yang mengatakan dirinya dituduh menerima uang Rp140 juta untuk membunuh Mirna.

"Kalau memang nantinya mau diperdalam, itu bukan untuk kasus ini. Saat ini kami mendakwa Jessica," ujar JPU Ardito Muwardi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (28/7/2016).

Lagipula, lanjut Ardito, keterangan Rangga tersebut bukan diberikan kepada penyidik, tetapi dikatakan di hadapan psikolog RS Cipto Mangunkusumo ketika diwawancara untuk memeriksa kondisi kejiwaan.

Kesimpulan RSCM yang dimuat dalam BAP pun menyatakan Rangga tidak memiliki potensi untuk melakukan kekerasan.

"Artinya pengakuan Rangga tidak dijadikan pertimbangan oleh psikolog," kata Ardito.

Dia pun menegaskan bahwa pernyataan Rangga tersebut tidak akan memberikan celah baru untuk kasus tersebut.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Sama dengan Uruguay dan Argentina, Prancis Dua Kali Juara Piala Dunia

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.