Jual Cinta Virtual, Influencer Ini Untung Rp3 Miliar
Foto: Instagram/martirenti

Jual Cinta Virtual, Influencer Ini Untung Rp3 Miliar

Kamis, 22 Jul 2021 | 10:30 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Penjualan konten dalam bentuk NFT (Non-fungible token) saat ini sedang banyak dilakukan. Salah satu yang melakukannya adalah seorang selebgram asal Polandia, Marta Rentel atau yang akrab disapa Marti Renti.

Belum lama ini, dia menjual cinta secara virtual dan mendapatkan bayaran sebanyak USD 250 ribu (Rp3 miliar).

NFT adalah aset digital yang bisa dibeli dan dijual, tetapi tidak memiliki bentuk nyata. Orang yang sudah melakukan pembelian, akan mendapatkan sertifikat kepemilikan digital yang digunakan sebagai bentuk baru pertukaran karya seni, grafik, musik, hingga emosi.

Influencer berusia 21 tahun ini menceritakan kepada para pengikutnya di TikTok, bahwa dia telah menjual cintanya secara digital, kepada seorang penawar yang tidak dikenal.

“Kemarin saya menjual NFT pertama saya dengan jumlah yang luar biasa, saya tidak akan memberi tahu kalian berapa banyak, karena saya sendiri tidak percaya. Saya belum tahu siapa yang membelinya. Brent, jika itu kamu, terima kasih,” ujar Marti Renti.

Melansir Daily Mail, cinta virtual bisa berbentuk grafis, foto, video game, film YouTube, lagu, hingga animasi GIF. Marti Renti melakukan penjualan dengan Fanadise, sebuah platform yang memungkinkan influencer menjual konten eksklusif, seperti gambar dan video, kepada penggemar mereka yang membayar untuk berlangganan.

Lewat websitenya, wanita berambut pirang tersebut mengklaim bahwa NFT yang dijualnya adalah yang pertama di era digital ini.

“Pemegang satu-satunya NFT Cinta Marti Renti akan memiliki hak penuh atas cinta digitalnya. Dia juga akan diundang makan malam bersama Marta Rentel secara nyata. Akankah hati mengikuti saran teknologi?” tulisnya.

Marti Renti memilih menjual cinta secara digital, karena dia ingin menciptakan sesuatu yang baru.

“Cinta fisik, cinta platonic, dan cinta digital mungkin berbeda, tetapi masing-masing nyata dengan cara yang sama seperti semua pikiran dan perasaan kita. Dan digital berarti abadi. Lagi pula, semua yang didigitalkan sekarang akan tetap bersama kita sampai akhir dunia, foto, film, kenangan, semuanya,” tutur Marti Renti.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...