Jual Tiket NCT Dream Secara Ilegal, Staf SM Entertainment Ini Dapat Kecaman Penggemar

Nisa Diniah
Nisa Diniah

Jual Tiket NCT Dream Secara Ilegal, Staf SM Entertainment Ini Dapat Kecaman Penggemar Foto: Kstarlive

Winnetnews.com -  Sebelumnya pada bulan Oktober, SM Entertainment mengumumkan bahwa NCT Dream akan menggelar konser solo pertamanya. Hal ini membuat penggemar antusias sekaligus geram, mengingat stadion konser yang dijadwalkan untuk NCT Dream terlalu kecil untuk menampung cukup banyak penggemar.

Sudah bisa diduga, tidak semua penggemar mendapat tiket. Karena hal itu, SM Entertainment segera menambahkan tanggal lain, yang menambah total tiga hari konser. Namun, penambahan jadwal konser masih belum memenuhi kebutuhan yang cukup.

Seminggu sebelum konser bertajuk "THE DREAM SHOW", reseller tiket konser menyebabkan masalah utama di kalangan penggemar. Penjualan tiket ilegal dilakukan dengan harga fantastis, dari 500-800 ribu KRW (sekitar Rp 6 juta hingga Rp 9,6 juta) ketika harga tiket asli sekitar 120 ribu KRW (sekitar Rp 1,4 juta). Masalahnya menjadi jauh lebih parah ketika seseorang menjual sejumlah tiket di Twitter dan menulis:

"Aku menjual tiket untuk konser NCT Dream. Untuk tanggal 16, aku memiliki kursi di B dan C2 (tersedia dua kursi berdampingan). Untuk tanggal 17, aku memiliki kursi di A dan C2 (Dua kursi berdampingan dengan sisi tersedia). Bukan harga aslinya. DM dan sarankan harga dan tanggal."

Namun, ketika penjual mengunggah foto tiket yang sebenarnya, hal itu menjadi lebih buruk. Kedua tiket itu ditandai, "Dibeli dalam agensi". Dengan kata lain, penjual bekerja di SM Entertainment dan secara ilegal menjual apa yang ia dapatkan sebagai hadiah dari perusahaan.

Penjual juga lupa untuk mengaburkan detail tiket sehingga penggemar mengetahui kursi mana yang sebenarnya dimiliki penjual. Nama penjual juga tertulis di tiket.

Hal tersebut sontak menuai kecaman dari penggemar. SM Entertainment tidak hanya memesan ruang konser yang terlalu kecil untuk NCT Dream, tetapi para staf di SM Entertainment, yang menerima tiket gratis, juga menjualnya dengan harga yang tidak masuk akal.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari SM Entertainment terkait masalah ini.

Apa Reaksi Kamu?