Jubir Prabowo Buka Suara Soal Pemuda yang Teriak Penggal Kepala Jokowi

Jubir Prabowo Buka Suara Soal Pemuda yang Teriak Penggal Kepala Jokowi

Minggu, 12 Mei 2019 | 23:25 | Oky

Winnetnews.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai pria yang ancam memenggal kepala Presiden RI Joko Widodo jelas salah dan melanggar hukum.

Dahnil Anzar Simanjuntak menanggapi kasus pria yang sudah ditangkap akibat perkataannya yang ingin penggal kepala Jokowi, ia pun sependapat jika pria tersebut harus ditindak tegas. Selain itu, Dahnil Anzar Simanjuntak juga mempertanyakan nasib orang yang ancam ingin bunuh Fadli Zon dan anak yang sebut Presiden Jokowi sebagai kacungnya.

“Jelas yang dilakukan anak ini salah dan melanggar hukum harus ditindak. Namun pertanyaannya bagaimana dengan Nathan yang akan membunuh @fadlizon dan seorang anak yang menyebut Presiden sebagai Kacung dia. Apakah mereka diperlakukan sama dan ditangkap???” kata @Dahnilanzar melalui Twitter.

Memang, kedua kasus yang disebutkan Dahnil Anzar Simanjuntak pernah terjadi. Seperti, kasus Nathan Suwanto dengan Fadli Zon. Saat itu Fadli Zon, melalui akun Twitter @fadlizon, menanggapi cuitan Nathan. “Apa benar mau membunuh saya? Akan saya laporkan ke polisi agar tidak seenaknya mengancam dan menyebar teror,” cuit Fadli pada 1 Mei 2017.

Fadli Zon juga melampirkan cuitan Nathan yang menuliskan, “If you know of a way to crowdfund assassins to kill Fahira Idris, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Rizieq Sihab, Buni Yani, and Friends, lemme know.

Akun @NathanSuwanto di Twitter saat itu telah “digembok” dan kicauan itu telah dihapus. Hingga akhirnya Nathan Susanto penyampaikan permintaan maafnya melalui surat.

Kemudian, seorang anak dalam video yang viral di Facebook, terlihat dia berbicara dengan nada tinggi sambil menunjuk-nunjuk foto wajah Presiden Joko Widodo. Pemuda berkacamata itu menantang Jokowi.

“Gua tembak lu ya, gua pasung nih.. lu lihat nih ya, ini kacung gua nih ya. Kacung gua, gua pasung kepalanya. Lihat mukanya, Jokowi gila.. gua bakar rumahnya. Presiden gua tantang lu, cari gua 24 jam. Lu gak temui gua, gua yang menang. Salam Royson Jordany,” kata pemuda itu yang viral pada 23 Mei 2018.

Kepada polisi, pemuda itu mengakui kesalahannya. Dia menyesali kelakuannya. Menurut dia perbuatannya cuma iseng. Dia mengaku mengancam Kepala Negara karena ditantang oleh teman sebayanya. Sementara itu Polda Metro Jaya sudah menangkap pria yang mengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pria itu berinisial HS.

“Sudah (ditangkap),” Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Minggu (12/5/2019).

Namun Argo belum merinci informasi terkait penangkapan itu. Status hukum pria itu juga belum dijelaskan Argo lebih lanjut. Pria berjaket cokelat itu diketahui dari video yang viral di media sosial. Pria tersebut mengancam akan memenggal kepala Jokowi saat mengikuti demo di depan Bawaslu beberapa hari lalu.

“(Melaporkan) orang yang melakukan ancaman yang menurut kita mengerikan dan menakutkan. Kejadiannya di Bawaslu,” kata Ketum Tim Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, setelah melapor di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (11/5).

Atas hal itu, relawan Jokowi Mania melaporkan pria tersebut ke polisi. Dalam laporannya, pelapor menggunakan Pasal 27 ayat 4 jo Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19/2016 tentang ITE. Relawan Jokowi meminta kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang teregistrasi dengan nomor LP/2912/V/2019/PMJ/Dit Reskrimsus tersebut.

 

 

Penulis : Oky Alexander Weni
Editor : Baiq Fevy Shofya Wahyulana

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...