Jubir : Untuk Mendidik Orang Papua Freeport Itu Laboratorium besar

Muchdi
Muchdi

Jubir : Untuk Mendidik Orang Papua Freeport Itu Laboratorium besar
WinNetNews.com - PT Freeport Indonesia Perusahaan tambang berinduk di Amerika Serikat menjadi laboratorium besar untuk mendidik masyarakat Papua,Diklaim banyak mendatangkan manfaat di Bumi Cendrawasih.

Vice President Community Relation and Human Rights Freeport Indonesia Napoleon Sawai dalam diskusi bertema: Mengapa Ribut Soal Freeport? di Jakarta, di lansir Merdeka, Sabtu (17/10), Mengatakan "Orang Papua yang bekerja di Freeport seperti memasuki negara maju. Kami dipaksa untuk menuruti semua aturan disana. Berangkat jam 5 pagi pulang jam 5 sore," Napoleon mengungkapkan sebanyak 27 persen dari 40 ribu karyawan Freeport adalah orang Papua.

Dimana, sebanyak 54 orang Papua menjadi staff manajerial. Lalu, tujuh orang Papua, termasuk Napoleon, menjadi vice president.

"Jadi, sebagai bangsa, kita harus berbangga punya laboratorium disana," katanya. "Sama seperti Presiden Jokowi, Freepot juga berkeinginan untuk membangun Papua."

Terkait itu, dia juga membantah pernyataan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli yang menuduh Freeport membuang limbah sembarangan ke sungai Amungme.

"Kami buang limbah dialiran sungai seizin pemerintah. Isu melewati ambang batas atau ada merkuri itu tidak benar."

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});