Julid di Medsos, Pria ini Dipanah Hingga Tewas

Amalia Purnama Sari
Amalia Purnama Sari

Julid di Medsos, Pria ini Dipanah Hingga Tewas Ilustrasi: Cupido Bows

Winnetnews.com - Pihak kepolisian Makassar, Sulawesi Selatan, menangkap tujuh orang yang menyerang Sahwan (24) dengan busur panah hingga tewas. Pelaku pemanahan mengaku jika pemanahan didasari oleh rasa kesal karena korban julid di media sosial.

Ketujuh pelaku tersebut diringkus oleh Timsus Polsek Rappocini dengan bantuan Jatanras Polrestabes Makassar pada Senin (14/10). Polisi juga menyita senjata tajam yang digunakan oleh para pelaku.

“Dari hasil penangkapan tersebut, kami menyita beberapa busur panah beserta katapel. Kami juga menyita badik dan sangkur yang digunakan untuk membunih korban,” jleas Panit II Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Nurtjahyana, dilansir dari Detik.com, Senin (14/10).

Dari interogasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian, salah satu pelaku mengaku jika dirinya tersinggung dengan postingan korban di media sosial yang dianggap menyudutkan adiknya. Pelaku kemudian megumpulkan keenam rekannya untuk melakukan eksekusi terhadap korban. Pemanahan tersebut terjadi di Jalan Sultan Alauddin Makassar.

Sementara itu, polisi mengaku masih mendalami motif yang dilakukan oleh para pelaku. “Untuk sementara motif yang kami duga adalah karena adanya rasa tersinggung yang dirasakan pelaku terhadap korban. Hasil keterangan dari tersangka berasal dari pesan di medsos yang menyudutkan adik tersangka dengan kata-kata yang tidak pantas,” tutur Nurtjahyana.

Korban sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit karena luka parah akibat tertancap busur panah di bagian dada kiri. Namun sayang, nyawa korban tidak bisa tertolong.

Apa Reaksi Kamu?