Jurus Sepiring Nasi Goreng Prabowo Berhasil Buat Anies Berbalik Haluan
Sumber foto : Istimewa

Jurus Sepiring Nasi Goreng Prabowo Berhasil Buat Anies Berbalik Haluan

Senin, 2 Apr 2018 | 15:58 | Oky

Winnetnews.com - Prabowo Subianto bisa jadi ditakdirkan menjadi sosok yang kemunculannya selalu dibarengi kontroversial.

Kali ini, ia menceritakan bagaimana dirinya bisa membuat Anies Baswedan yang semula pendukung Joko Widodo (Jokowi) justru berbalik mendukung dirinya.

Resepnya pun tak neko-neko. Hanya sepiring nasi goreng yang ia suguhkan untuk dimakan Anies.

Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra itu dalam pidatonya di acara ‘Prabowo Menyapa Jawa Barat’, di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu (1/4/2018).

Mantan menantu Presiden Soeharto bercerita, pada awalnya Anies adalah sahabat Jokowi saat gelaran Pilpres 2014 lalu.

Dalam sebuah konferensi pers penyampaian program pasangan Jokowi-JK, Anies menyebut dirinya didukung kelompol mafia.

Para mafia dimaksud tidak lain aktor-aktor kasus korupsi migas, haji, impor daging sampai lumpur lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.

Tapi, lanjutnya, kondisi itu berbalik 180 derajat semenjak Anies dipecat Jokowi dari kursi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Hal itu kemudian berlanjut dengan dukungan Gerindra dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 yang akhirnya dimenangkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

“Dulu Anies adalah orang yang menentang saya. Mungkin dia belum kenal saya,” beber dia.

Sebelum pencalonan, dirinya memanggil Anies untuk datang ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

“Ketika diundang ke Hambalang saya kasih nasi goreng, akhirnya berubah,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, mantan suami Titiek Soeharto itu menyanjung Anies dengan kebijakan-kebijakan yang dibuat untuk DKI Jakarta.

Menurutnya, kebijakan Anies-Sandi di DKI itu sudah sesuai dengan platform partai yang dipimpinnya itu.

Putra Sumitro Djojohadikusumo itu pun menyebut bahwa yang membuat Anies berubah tidak lain nasi goreng buatannya.

Sebab, nasi goreng itu bisa merubah orang yang semula benci kepadanya, beralih menjadi teman.

“Inilah ilmu nasi goreng. Kalau ada yang benci saya, silahkan datang, makan nasi goreng, nanti dia jadi pro Prabowo,” selorohnya.

Ia meyakinkan para simpatisan bahwa dirinya bukanlah orang yang keras dan kaku.

Akan tetapi, hal itu berhubung latar belakangnya militer, nada bicaranya yang keras menjadi kewajaran.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...