Kabareskrim Tegaskan Tidak Ada Penjualan Organ Tubuh TKI Yufrinda Selan

Zaenal Arifin
Selasa, 02 Agustus 2016 09:39 WIB
Oleh Zaenal Arifin pada Selasa, 02 Agustus 2016 09:39 WIB
Image Kabareskrim Tegaskan Tidak Ada Penjualan Organ Tubuh TKI Yufrinda Selan

 Jakarta, Winnetnews.com -  Kepala Bareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto menegaskan tidak ada penjualan organ tubuh yang diduga dialami TKI asal Nusa Tenggara Timur yang telah meninggal dunia.

Menurut Ari Dono, banyak jahitan di jasad TKI perempuan yang meninggal bunuh diri tersebut disebabkan karena teknik autopsi di Malaysia berbeda dengan di Indonesia.

"Mereka biasanya membuka jenazah dari tangan sampai kaki. Namun semua organnya masih dalam keadaan lengkap," ujar Ari di Jakarta, Selasa (2/8/2016).

Dia melanjutkan, hal yang sama pernah terjadi beberapa tahun lalu yang juga diketahui oleh Ari, dan autopsi dilakukan dengan tenaga medis.

"Jadi, tidak ada perdagangan organ tubuh. Kalau perdagangan manusia, ada," kata dia lagi.

TKI asal NTT Yufrinda Selan (19), dari Desa Tupan, Batu Putih Kabupaten Timor Tengah Selatan meninggal dunia di Malaysia pada 13 Juli 2016.

Jasad TKI tersebut sudah dikirim pulang ke kampung halamannya, tetapi keluarga korban terkejut ketika melihat kondisi mayat penuh dengan jahitan.

Keluarga korban menduga organ penting milik almarhumah sudah diambil oleh majikannya sebelum dikirim pulang ke Indonesia.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Pindah ke Liverpool, Becker Jadi Kiper dengan Biaya Transfer Termahal

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.