(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kabarnya Indonesia Bakal Barter Sukhoi dengan Kopi?

Karna H.
Karna H.

Kabarnya Indonesia Bakal Barter Sukhoi dengan Kopi? Pesawat Sukhoi di Bandara Hang Nadim, Batam/Istimewa

WinNetNews.com - Indonesia dikabarkan akan menambah pesawat perang merk Sukhoi buatan Rusia. Kopi Arabika Kerinci menjadi alat tukar dengan pesawat itu. Hal ini dikatakan Suryono, Ketua Kelompok Tani Kopi Alam Arabika, seperti dikutip dari Tribunnews.com pada Sabtu (14/10/2017).

Suryono mengatakan pihaknya telah dihubungi PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). PPI menyatakan memilih KAK (Kopi Alam Korinjti) sebagai salah satu produk yang akan dijadikan imbal dagang ke Rusia.

Suryonomengaku bangga, kopi mereka menjadi salah satu komoditas yang diunggulkan pemerintah RI dalam hubungan diplomatiknya dengan Rusia.
Ia menjelaskan imbal dagang merupakan adalah dukungan terhadap kelompok tani kopi arabika Kerinci.

Sehingga, ia bersama 13 kelompok tani lainnya yang bernaung di bawah organisasi KAK semakin bersemangat mengembangkan perkebunan kopi organik.

Karena itu petani kopi dalam Kopi Alam Korintji (KAK) meminta dukungan penuh pemerintah kabupaten hingga pemerintah pusat membantu proses administrasi yang dibutuhkan.

“Kita ‘kan butuh berbagai surat izin dan rekomendasi melakukan ekspor kopi sebagai bagian dari imbal dagang dengan rusia. Jadi kita ekspor kopi ke Rusia, lalu kita dapat pesawat Shukoi,” kata Suryono, Ketua Kelompok Tani Kopi Alam Arabika.

Kelompok ini merupakan binaan Yayasan Lahar atas dukungan WWF Indonesia dan MCAI. KAK sendiri terdiri dari 13 kelompok tani yang berasal dari Kecamatan Kayoe Aro, Kabupaten Kerinci.

Mereka bersama sepakat untuk tidak membuka lahan di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) terkait tata kelola lahan dan bertani kopi. Bahkan setiap anggota kelompok menandatangani pakta integritas untuk tidak membuka lahan di TNKS.

“Ini adalah syarat utama dan paling penting bila masuk ke dalam kelompok binaan kita,” ujar Musnardi Moenir, Direktur Yayasan Lembaga Advokasi Hak Rakyat (Lahar).

Pemprov Dukung Penuh

Terkait hal ini, Gubernur Jambi Zumi Zola menyatakan memberi dukungan penuh untuk mendukung segala kebutuhan administrasi KAK. Ia juga memerintahkan kepada seluruh SKPD dan jajaran terkait untuk segera memberikan bantuan pada proses administrasi yang dibutuhkan kelompok tani ini.

Sebelumnya, Gubernur Jambi H Zumi Zola menginstruksikan kepada jajaran di bawahnya agar menggunakan kopi kerinci dalam kesempatan coffeebreak pada berbagai kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Propinsi.

Seperti diketahui bahwa Indonesia akan melakukan imbal beli dalam pengadaan 11 unit pesawat Sukhoi SU-35 dengan sejumlah komoditas nasional. Barter tersebut terealisasi setelah penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara BUMN Rusia, Rostec dengan BUMN Indonesia, PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia. Barter ini dilakukan bertujuan mengganti pesawat tempur F-5.

Terkait hal tersebut, Indonesia harus membayar senilai US$ 90 juta per unit pesawat. Untuk itulah, PT PPI menghimpun berbagai komoditas, termasuk di dalamnya kopi alam kerinci sebagai imbal beli atas pesawat tersebut.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});