Kalah di Pengadilan, MLD Entertainment Dituntut Bayar Gaji Daisy Eks Momoland Rp900 Juta
Foto: Allkpop

Kalah di Pengadilan, MLD Entertainment Dituntut Bayar Gaji Daisy Eks Momoland Rp900 Juta

Senin, 11 Okt 2021 | 14:35 | Nisa Diniah

Winnetnews.com -  Mantan member Momoland, Daisy dikabarkan telah memenangkan sebagian gugatannya terhadap agensinya, MLD Entertainment. Seelah kalah di pengadilan, pihak agensi diperintahkan untuk membayar gaji Daisy.

"MLD Entertainment akan membayar Yoo Jung Ahn (nama asli Daisy) atas penghasilannya yang belum dibayar, dengan total 79.260.000 KRW (sekitar Rp938 juta)," kata seorang sumber dari Pengadilan Distrik Pusat Seoul.

Pada Juli 2016, MLD Entertainment mendebutkan girlgrup baru Momoland melalui program survival audisi Finding Momoland. Daisy sempat tereliminasi tetapi ia kemudian bergabung dengan grup pada April 2017 setelah menandatangani kontrak dengan agensi pada September 2016.

MLD Entertainment kemudian memotong sekitar 66 juta KRW (sekitar Rp784 juta), yang merupakan total biaya produksi acara yang dibagi rata di antara 10 kontestan, dari pendapatan Daisy yang mengklaim bahwa ia harus bertanggung jawab atas biaya produksi acara survival tersebut.

Daisy kemudian menggugat MLD Entertainment dengan mengklaim bahwa tidak adil untuk menahan sebagian dari penghasilannya untuk biaya yang dikeluarkan sebelum ia menandatangani kontrak dengan agensi tersebut.

Pengadilan District Seoul memihak penggugat, Daisy. Pengadilan menyatakan, "Kontrak berlaku sejak tanggal ditandatangani kecuali ditentukan lain. Frasa 'pra-debut' pada kontrak mengacu pada fase dari penggugat menandatangani kontrak hingga tanggal debut yang sebenarnya. Selanjutnya, tidak ada bukti tanpa keraguan yang masuk akal untuk mengasumsikan  bahwa ini adalah kebiasaan dalam industri hiburan."

Pengadilan juga memerintahkan MLD Entertainment untuk membayar sekitar 13 juta KRW (sekitar Rp154 juta) yang belum dibayarkan kepada Daisy. Namun, pengadilan tidak memihak Daisy atas klaim kerusakan tambahannya sebesar 10 juta KRW.

Sementara itu, pada 11 Oktober 2021, MLD Entertainment mengajukan banding atas kasus tersebut. Mereka menolak klaim ganti ruginya. Orang dalam dari MLD Entertainment mengisyaratkan pertempuran hukum lainnya.

"Sejauh yang saya tahu, kami telah mengajukan banding ke pengadilan. Banding sedang dalam proses," ujar orang dalam dari MLD Entertainment.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...