Kalahkan Myanmar Lewat Adu Penalti, Malaysia Tantang Thailand di Final Piala AFF U-18

Gunawan Wibisono
Sabtu, 16 September 2017 07:15 WIB
Oleh Gunawan Wibisono pada Sabtu, 16 September 2017 07:15 WIB
Image Kalahkan Myanmar Lewat Adu Penalti, Malaysia Tantang Thailand di Final Piala AFF U-18
Foto: Istimewa

WinNetNews.com - Tuan rumah Myanmar juga gagal melaju ke final Piala AFF U-18 setelah kalah lewat adu penalti dari Malaysia. Myanmar pun akan berebut tempat ketiga dengan Indonesia.

Bertanding di Stadion Thuwunna, Yangon, Minggu (17/9/2017) WIB, Myanmar mendominasi jalannya pertandingan. Banyak peluang yang diciptakan, seperti melalui Htet Phyoe Wai, Eant Maw Ono, dan Wing Naing Tun.

Tapi sepanjang 90 menit, Myanmar gagal menjebol gawang Malaysia, padahal segala upaya sudah mereka lakukan tapi tak berbuah gol. Laga pun harus berlanjut ke adu penalti untuk mencari pemenang.

Di fase tos-tosan ini Myanmar tak juga beruntung. Mereka kalah dari Malaysia dengan skor 4-5 setelah dua algojo gagal menjalankan tugas dengan baik. Sementara itu, dari enam algojo Malaysia, hanya satu yang gagal menunaikan tugas dengan sempurna karena bola membentur tiang gawang.

Dengan hasil itu, Malaysia berhak melangkah ke babak final untuk bertemu Thailand pada Minggu (17/9/2017) malam WIB. Ini sekaligus jadi pertemuan ulangan keduanya saat di fase grup. Ketika itu Malaysia dan Thailand bermain imbang 1-1.

Sementara itu, Myanmar bertemu Indonesia di perebutan tempat ketiga, setelah Indonesia kalah dalam adu penalti dari Thailand. Pada fase grup, Indonesia bisa mengalahkan Myanmar 2-1.

7 Benda ini Bisa Pengaruhi Kinerja di Kantor
Piala Dunia 2018: Saudi Arabia Tundukan Mesir 2-1

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.