Kalau Kalah di MK, Prabowo Akan Mengadu ke PBB? LIPI: Melampaui Akal Sehat

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Kalau Kalah di MK, Prabowo Akan Mengadu ke PBB? LIPI: Melampaui Akal Sehat ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc via Tirto.id

Winnetnews.com - Mahkamah Konstitusi (MK) telah menjadwalkan akan membacakan putusan sengketa Pilpres 2019 siang ini Kamis (27/6), terkait gugatan kubu Prabowo terhadap hasil pilpres 2019, yang meyakini adanya kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif oleh saingannya, Jokowi.

Elit politik sudah menghimbau semua pihak agar menghormati dan menerima apapun putusan MK nantinya. Namun tak menutup kemungkinan, jalur konstitusi dalam negeri itu bukan jalan terakhir yang ditempuh Prabowo dkk. Apalagi Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin sendiri membuat pernyataan apabila Prabowo kalah di MK, tidak menutup kemungkinan langkah ke Mahkamah Internasional akan ditempuh.

Novel juga menegaskan akan terus mendorong Badan Pemenangan Nasional (BPN) untuk terus memproses kasus ini secara konstitusi. "Artinya kita akan melangkah ke Mahkamah Internasional untuk bisa memutuskan siapa yang curang, dan siapa yang benar ketika pesta demokrasi ini berlangsung,” kata Novel, seperti dikutip dari Tagar (26/6/2019).

Novel menambahkan bahwa langkah tersebut sangat mungkin dilakukan. Selain Mahkamah Internasional, bisa juga soal sengketa ini sampai di PBB melalui jalur Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). "Setelah (dari DPR) itu akan kita serahkan kepada masyarakat,” ucap Novel.

Sementara itu, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati menyebut bahwa langkah menempuh jalur internasional merupakan hal yang tidak logis. Dia menyebut bahwa pemikiran tersebut menunjukkan bahwa pendukung 02 sudah tidak bisa berpikir rasional.

"Saya pikir irasionalitas pendukung 02 sudah melampaui pikiran akal sehat," tutur Wasisto. Alasannya, karena Mahkamah Internasional selama ini biasa mengurusi perkara sidang kejahatan perang atau kejahatan melawan kemanusiaan.

Di sisi lain, dia mengatakan bahwa jika melihat dari dunia internasional, banyak pemimpin negara yang saat ini telah menyampaikan ucapan selamat untuk Joko Widodo yang menurut rekapitulasi perhitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) menang di Pilpres 2019.

Apa Reaksi Kamu?