Kami Tak akan Biarkan Rupiah Terlalu Melemah

Rusmanto
Jumat, 21 Agustus 2015 15:08 WIB
Oleh Rusmanto pada Jumat, 21 Agustus 2015 15:08 WIB
Image Kami Tak akan Biarkan Rupiah Terlalu Melemah

Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Mata uang negeri Paman Sam tersebut menembus level Rp 13.945.

Direktur Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara, mengatakan bahwa rupiah tidak akan terus dibiarkan melemah terlalu dalam.

"BI kebijakannya kembali lagi bawa rupiah ke fundamental. Nggak biarkan terlalu melemah. Ada dampak kepada makroekonomi. Akan dijaga ke fundamental," ujarnya.

Tirta menjelaskan, BI akan melakukan intervensi untuk menjaga rupiah agar tidak terus melemah. Intervensi yang dilakukan dengan mengguyur cadangan devisa (cadev) ke pasar. Meski demikian, Tirta enggan menyebut besaran intervensi yang telah dikucurkan.

"BI terus-menerus ada di pasar dan ada intervensi ketika diperlukan. Saya nggak bisa katakan intervensi jam berapa atau berapa," katanya.

Meski demikian, Tirta menjelaskan, yang perlu menjadi perhatian adalah pelemahan mata uang tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga negara-negara lain di dunia. Perekonomian global memang dalam tren melambat.

Untuk itu, Tirta menyebutkan, pihaknya akan selalu berhati-hati dalam mengambil setiap kebijakan agar posisi rupiah tetap dalam fundamentalnya.

Tirta menambahkan, Indonesia tidak perlu mengekor pada negara-negara lain yang sengaja melemahkan mata uangnya seperti China dan Vietnam agar bisa menggenjot pertumbuhan ekonominya. (jk)

Cara mudah tidak cepat gemuk meski sering makan.
Daley Blind Kembali ke Ajax Amsterdam

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.