(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kamu Ga Perlu Ke Dokter Untuk Tau Kehamilan Kamu

Oky
Oky

Kamu Ga Perlu Ke Dokter Untuk Tau Kehamilan Kamu sumber foto : istimewa

Winnetnews.com - Sejak dari masa awal kehamilan, tubuh akan segera mengularkan tanda-tanda bahwa kamu sedang mengandung, bahkan sejak kandungan baru berusia dua minggu.

Dokter sendiri baru akan memastikan bahwa kita hamil ketika usia kandungan memasuki empat minggu.

Cara menghitungnya, adalah dengan menghitung masa kehamilan dimulai dari hari pertama menstruasi berakhir.

Untuk memastikan sendiri, terkadang akan agak rumit karena tanda-tanda kehamilan awal hampir mirip dengan tanda menstruasi biasa.

Seperti misalnya payudara nyeri, kelelahan, dan tak enak badan.

Selain itu sebenarnya ada gejala kehamilan yang tak banyak diketahui orang, yaitu:

Kram Perut

Tak sedikit perempuan yang mengalami kram ringan pada bagian rahim saat awal kehamilan.

Sembelit

Karena adanya perubahan hormon, terkadang kondisi tersebut mempengaruhi sistem pencernaan kita dan menyebabkan sembelit.

Pusing

Pembuluh darah kita akan melebar dan tekanan darah kita akan menurun pada saat hamil, sehingga kita akan mudah pening atau pusing.

Perubahan suasana hati

Produksi hormon yang tak stabil dalam tubuh membuat kita menjadi sangat emosional dan cengeng.

Tenang, hal ini merupakan sesuatu yang normal, kok.

Perdarahan Vagina

Jangan khawatir, perdarahan vagina ketika awal kehamilan atau sering disebut perdarahan implantasi juga merupakan hal yang wajar.

Kondisi ini terjadi saat sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim yaitu sekitar 10 hingga 14 hari setelah pembuahan.

Perdarahan implantasi ini biasanya jauh lebih ringan daripada perdarahan menstruasi.

Meskipun demikian, tanda-tanda di atas bisa saja tak dialami oleh beberapa perempuan, karena tubuh perempuan berbeda-beda.

Jadi, tetap periksakan diri ke dokter dan jaga pola hidup yang sehat, ya!

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});