Kamu Pikir Harga Latte di Starbucks Indonesia Sudah Sangat Mahal? Berarti Kamu salah Besar!

Kamu Pikir Harga Latte di Starbucks Indonesia Sudah Sangat Mahal? Berarti Kamu salah Besar!

Rabu, 3 Mei 2017 | 15:15 | kontributor

winnetnews.com - Sebuah riset mencari tahu perbandingan harga latte Starbucks di Asia hingga Amerika. Ternyata ada negara dengan harga latte mencapai Rp 160.000!

ValuePenguin, sebuah firma riset yang membantu konsumen memahami nilai pembelian mereka, membuat Latte Index. Indeks ini menguraikan jumlah rata-rata harga racikan kopi di seluruh dunia, lapor Food and Wine (2/5). Menggunakan Euromonitor International yang menyediakan data produk global, ValuePenguin membuat peringkat harga Starbucks tall latte di 44 negara. Mereka juga memakai data tambahan dari World Bank.

Rusia berada di puncak Latte Index. Pemberitaan Market Watch (2/5) menyebut rata-rata harga latte ukuran tall di Starbucks mencapai $12,32 (Rp 164.000). Di Asia Tenggara, harganya juga tergolong cukup tinggi berkisar $8. Indonesia ditempatkan pada peringkat kedua dengan harga $8.21 (Rp 109.000). Sementara negara seperti Kanada, Inggris, Australia dan Amerika Serikat berada pada bagian bawah daftar. Harga latte di bawah $3 (Rp 40.000). Di Amerika sendiri, Starbucks dianggap tempat kopi biasa.

"Angka-angka ini juga mungkin menjelaskan mengapa di banyak negara Starbucks merupakan sebuah jaringan eksotis dan sarat status. Sebuah perwujudan, mungkin, dari kemakmuran Amerika dan kesenangan," ujar Paul Reynolds, Consumer Content Editor ValuePenguin, seperti dikutip dari Market Watch.

Temuan tersebut berbeda dengan harga bir di seluruh dunia yang relatif lebih murah dibanding kopi, sebut Food and Wine. Khususnya di negara-negara Eropa Timur seperti Slovakia dan Ukraina. Di sana harga bir sekitar $1,65 (Rp 22.000). Sedangkan rata-rata bir di New York harganya $5 (Rp 66.000). Lausanne, Swiss punya harga bir yang mahal. Satu bir di sana harganya mencapai $17,60 (Rp 234.000).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...