Kang Emil 'Ikut'Ikutan' Pindah Ibu Kota? Begini Kata Pengamat
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Foto: Industry)

Kang Emil 'Ikut'Ikutan' Pindah Ibu Kota? Begini Kata Pengamat

Jumat, 30 Agt 2019 | 11:30 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Terkesan tak mau kalah dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), ‘Si Jago Arsitek’ yang juga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, juga mewacanakan pindah ibu kota provinsi dari Bandung ke daerah lain di Jawa Barat. Wacana pemindahan ibu kota provinsi ini rupanya sudah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil menuturkan, alasan pemindahan ibu kota dari Bandung ke daerah lain sama persis dengan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

"Secara fisik, Kota Bandung sama seperti Jakarta, sudah tidak cocok lagi melayani pusat pemerintahan. Contohnya kantor-kantor pemerintahan cekclok (terpisah), dan tidak produktif," jelas Kang Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (29/8/2019), seperti dilansir RMOL Jabar.

Sejumlah nama wilayah di Jawa Barat diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan Jawa Barat di masa mendatang. Kang Emil menyatakan sudah ada tiga nama calon ibu kota provinsi yang diajukan dan disetujui DPRD Jawa Barat.

"Ada di Tegalluar, Walini, atau Rebana (Kertajati)," bebernya.

Pengamat Nilai Pemindahan Belum Perlu

Pakar Tata Hukum IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Sugianto, mengatakan ada baiknya Kang Emil fokus terlebih dahulu membangun masyarakat ketimbang mewacanakan pemindahan ibu kota Provinsi Jawa Barat.

“Tidak seharusnya ikut-ikutan wacana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan”, katanya dikutip RMOL Jabar.

Dirinya menilai bahwa Bandung masih cukup layak untuk dijadikan sebagai ibukota, melihat posisinya yang berada di tengah-tengah provinsi Jawa Barat.

Dikatakan Sugianto, rencana pemindahan ibukota tersebut pun harus melalui berbagai aspek kajian. Baik dari segi ekonomi, politik, dan juga infrastruktur.

"Saya kira bila dilakukan pengkajian dari berbagai aspek, tidak bisa selesai 1 tahun. Bahkan bisa saja lebih dari 2 tahun. Dan tentunya akan menyerap anggaran yang cukup besar”, kata Sugianto yang juga Ketua DPW Asosiasi Profesi Hukum Indonesia (APHI) Jawa Barat.

Ia pun menyarankan agar rencana pemindahan ibukota sebaiknya diurungkan dan Gubernur Jawa Barat sebaiknya lebih konsen untuk menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan angka kemiskinan, tingkat pengangguran, dan memberikan fasilitas pendidikan kepada masyarakat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...