Kanker Kepala Leher, Penyakit Terbanyak Ke-3 di Indonesia

Rusmanto
Jumat, 29 Juli 2016 14:27 WIB
Oleh Rusmanto pada Jumat, 29 Juli 2016 14:27 WIB
Image Kanker Kepala Leher, Penyakit Terbanyak Ke-3 di Indonesia

WinNetNews.com - Kanker kepala leher merupakan jenis kanker terbanyak ketiga di Indonesia setelah kanker payudara dan kanker serviks berdasarkan data registrasi kanker berbasis hepatologi 2011. Jumlah orang dengan kanker kepala leher ada banyak namun biasanya diketahui ketika sudah di stadium lanjut hingga tingkat kematian tinggi.

"Biasanya orang datang sudah pada stadium lanjut. Sehingga pengobatan yang dilakukan makin kompleks dan biaya dikeluarkan pun makin banyak," kata Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional, Prof. Dr. dr. Soehartati Gondhowihardjo, Sp.Rad(K)Onk, dalam peringatan Hari Kanker Kepala Leher, di kantor Kemenkes RI, Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Padahal jika kanker kepala leher ditemukan dalam stadium dini angka keberhasilan terapi bisa mencapai 80 persen. Sehingga tak bosan-bosannya diserukan pentingnya pencegahan sebelum terjadinya kanker di sekitar organ kepala dan leher ini.

Pencegahan bisa dilakukan dengan primer dan sekunder. Pencegahan primer yakni dengan menghindari rokok dan alkohol, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup, kelola stres.

Sementara pencegahan sekunder dilakukan dengan deteksi dini. "Jika nantinya ditemukan kan masih dalam stadium dini, dan angka keberhasilan pengobatan tinggi," kata Ketua Perhimpunan Spesialis Onkologi Kepala Leher Indonesia, dr. Sonar Panigoro SpB(K) Onk dalam kesempatan yang sama.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
DJ Kygo Konser di Indonesia November Mendatang

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.