Kanker Lidah Bisa Muncul Tiba-tiba, Berikut Ini Cara Pencegahannya

Rusmanto
Rusmanto

Kanker Lidah Bisa Muncul Tiba-tiba, Berikut Ini Cara Pencegahannya ilustrasi
Winnetnews.com - Kanker lidah muncul karena pembelahan sel-sel yang tidak normal pada permukaan lidah. Faktor penyebab kanker lidah belum diketahui secara pasti, tapi ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penyakit ini.

Upaya pencegahan dapat dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan awal. Hal ini bertujuan untuk melindungi diri Anda dari risiko kanker hingga Anda memperoleh hasil pemeriksaan.

Cara mencegah kanker lidah

Dibandingkan jenis kanker lainnya, kanker lidah sangat bisa dicegah melalui perbaikan gaya hidup. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

1. Menghindari rokok dan produk mengandung tembakau

Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko kanker mulut, lidah, dan orofaring (saluran penghubung hidung dan tenggorokan). Pasalnya, bahan kimia pada rokok dapat mengubah struktur genetik sel dan membuatnya membelah secara abnormal.

Produk tembakau pengganti rokok seperti cerutu, tembakau kunyah, dan sejenisnya juga dapat memicu penyakit yang sama. Bila Anda ingin mengurangi risiko kanker, jauhkan diri Anda dari produk-produk tembakau, apa pun bentuknya.

2. Membatasi konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi pada sel-sel yang menyusun permukaan lidah. Akibatnya, lidah menjadi rentan terhadap luka. Zat karsinogen penyebab kanker akhirnya lebih mudah memasuki jaringan lidah.

Jika Anda mengonsumsi alkohol, cara terbaik untuk mencegah kanker lidah adalah dengan membatasinya. Batas aman konsumsi alkohol bagi wanita adalah 1 sajian setiap hari, sedangkan pria 2 sajian setiap hari. Akan lebih baik jika Anda menghentikannya sama sekali.

3. Melakukan vaksinasi HPV (Human papillomavirus)

HPV adalah salah satu virus yang paling sering menyebabkan penyakit menular seksual. Virus ini sebenarnya tidak menyebabkan kanker lidah, tapi infeksinya dapat menyebar hingga mulut dan menyebabkan perubahan pada sel penyusunnya.

Untuk mencegah infeksi HPV, vaksin terhadap virus ini diberikan pada usia 9-12 tahun. Bagi anak yang tidak memperoleh vaksin secara lengkap, pemberian vaksin dilakukan kembali saat usia 13-26 tahun.

Apa Reaksi Kamu?