Kantong Plastik Rp 200 Perak,  Nggak Ngaruh Kali ya…

Kantong Plastik Rp 200 Perak, Nggak Ngaruh Kali ya…

Selasa, 23 Feb 2016 | 16:20 | Muchdi

WinNetNews.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menerima keputusan penentuan harga kantong plastik berbayar di Jakarta, yakni Rp 200. Meski menurut dia, harga itu terlalu murah untuk kampanye pengurangan peredaran plastik.

"Kalau boleh ya kita naikin. Kalau Rp 200 perak mah enggak ada artinya buat orang Jakarta. Kencing saja Rp 2.000," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, seperti di kutip dari situs liputan6,Selasa (23/2/2016).

Baca juga: Plastik Berbayar Nggak Mempan Buat Orang Kaya

Mantan Bupati Belitung Timur itu memang tidak mau melangkahi aturan di tingkat pusat dalam hal penentuan harga. Karena itu, untuk sementara dia akan membiarkan saja aturan ini berjalan lebih dulu.

 

"Set‎uju saja. Kita mesti lihat bertentangan tidak dengan aturan yang lebih atas," jelas dia.

Dengan harga Rp 200 itu, Ahok juga tidak yakin akan menimbulkan efek jera bagi warga Jakarta yang suka membuang sampah plastik. Sehingga pertimbangan untuk menaikkan harga plastik jadi perhatian.

"Saya enggak tahu ada efek jera atau tidak. Tapi tidak bisa menghapus kantong plastik. Kan ada juga orang yang memang datang, butuh. Saya kira ya Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5000‎, orang masih lebih berasa gitu loh," pungkas Ahok.

Sumber dari Liputan6, Jakarta

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...