Kantornya Dilempari Molotov, PDIP: Tindakan Pelaku Melebihi PKI
Foto: Viva.co.id

Kantornya Dilempari Molotov, PDIP: Tindakan Pelaku Melebihi PKI

Rabu, 29 Jul 2020 | 15:40 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Dua hari  berturut-turut kantor cabang PDIP di wilayah Kabupaten Bogor diteror serangan 3 buah bom molotov. Usai sekretariat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Megamendung yang diteror pada Selasa (28/7), kali ini giliran PAC Cileungsi yang juga ditimpa serangan bom molotov.

Waktu pelemparan diyakini tak beda jauh yaitu  sekitar pukul 02.00-02.30 WIB dengan Jumlah molotov yang dilempar juga sama, yakni 3 buah.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Bogor Bayu Syahjohan mengecam keras aksi teror itu. Apalagi mengingat PDIP juga baru memperingati  Kudatuli, penyerangan kantor DPP PDIP 27 Juli 1996.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pimpinan partai melalui ketua DPD PDIP Jawa Barat, dan arahan dari pimpinan adalah tetap menjalankan proses hukum serta mengawalnya," ujar Bayu dalam pesan tertulis, Rabu (29/7).

 

"Adapun untuk sikap partai, kami dimintakan untuk setiap pengurus maupun kader bersiaga dengan tidak menuduh kepada pihak mana pun juga dan tidak bertindak sendiri-sendiri," lanjutnya.

Terkait aksi teror itu, ia pun meminta untuk kadernya dapat berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika terjadi hal-hal serupa. Bayu menilai pelaku adalah orang-orang tak bertanggung jawab dan pengecut.

"Mungkin saja dilakukan oleh oknum yang menyatakan bahwa kami PKI, padahal tindakan mereka melebihi PKI," kata Bayu.

"Tidak ada satu pun di antara pengurus kami yang berperilaku seperti PKI, apalagi anggotanya. PKI sudah musnah, justru pengadu domba inilah terlebih otak dan pendananya yang ingin NKRI terpecah. Ibu Ketua Umum selalu menyikapi setiap persoalan diarahkan kepada proses hukum yang berlaku," beber Bayu.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...