Kapal Tenggelam di Riau, Berikut Identitas Korban Luka dan Tewas

Kapal Tenggelam di Riau, Berikut Identitas Korban Luka dan Tewas

Minggu, 21 Agt 2016 | 21:58 | Rike
WinNetNews.com - Perahu kayu yang angkut 16 orang dan dikemudikan 1 nakhoda dengan rute Tanjung Pinang-Pulau Penyengat tenggelam tadi siang

. Dalam peristiwa itu 10 orang meninggal dunia, 2 orang luka-luka dan 5 orang masih dinyatakan hilang.

Berikut identitas korban luka dan tewas yang diperoleh dari siaran pers dari Humas Ditjen Hubla, Minggu (21/8/2016):

Korban Dirawat

1. Said Umarullah (L), Nahkoda asal Pulau Penyengat.

2. Rasti Rina Sasih (P), 25 tahun asal Batam.

Korban Meninggal

1. Rahmiyana (P), 27 tahun asal Jalan Jering Batu Rasa, Kota Pangkal Pinang.

2. H Idrus Ahmad (L), 62 tahun asal Jalan Istana Laut, Pulau Penyengat.

3. Wiwit Sugiarti (P), 27 tahun asal Jalan Pramuka Lr, Bali

4. Yurdaningsih Alias Neneng (P), 50 tahun asal Jalan H Unggar Lr, Sulawesi

5. Vitaraningrum (P), usia 10 tahun, asal Jalan Pramuka Lr, Bali

6. Mar'atu Syah Niramadon, alias Santi (P), 24 tahun, jenazah di RSAL.

7. Rahmad (L), 43 tahun asal Desa Busung

8. Umik (P), asal Pramuka Lr, Buru

9. Hesti Susilowati (P) 27 tahun, Jalan Pramuka Lr, Bali

10. Maratu sani (P), 60tahun, Jalan Pramuka Lr, Bali

Kejadian kapal tenggelam terjadi hari ini sekitar pukul 11.15 WIB. Kecelakaan ini diduga akibat cuaca ekstrem, hujan dan cuaca buruk yang disertai angin kencang. Dari 12 nama di atas, 5 orang lagi masih dalam proses pencarian.

"Saya menyampaikan turut belasungkawa kepada keluarga korban dan saya akan terus melakukan pencarian terhadap 5 orang yang belum ditemukan," ucap Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, Ir A Tonny Budiono, MM dalam rilis yang disampaikan hari ini.

Sementara menurut Kapolda Kepulauan Riau (Kepri), Brigjend Sam Budigusdian, sebagian besar penumpang tak bisa berenang sehingga banyak menimbulkan korban tewas. Nelayan sekitar sempat melihat sewaktu terjadi kecelakaan laut sudah diketahui oleh masyarakat, namun karena kondisi cuaca buruk di perairan Kepri membuat niat para nelayan yang mengetahui tak berani untuk menolong atau turun ke laut.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...