Kapan Anak Boleh Duduk di Kursi Depan Mobil?
ilustrasi

Kapan Anak Boleh Duduk di Kursi Depan Mobil?

Kamis, 26 Mar 2020 | 17:59 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Anak-anak suka sekali duduk di kursi depan mobil. Mereka begitu ceria menemani Anda menyetir seolah-olah sedang mengendarai mobil Ayah atau Ibunya. Mereka juga tentu senang duduk di depan, di sebelah Anda sambil berbincang.

Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya tidak aman memberikan tempat mendudukkan anak di kursi depan? Walaupun ada safety belt yang melindungi penumpang dan ada airbag yang dapat melindungi jika terjadi kecelakaan saat duduk di kursi depan, sebenarnya ini masih tidak cukup untuk proteksi anak. Inilah beberapa hal yang haru

Airbag ternyata didesain untuk orang dewasa, bukan anak-anak

Pabrik mobil pada standarnya mendesain airbag untuk melindungi orang dewasa yang tingginya sekira 170 centimeter. Jadi airbag tidak didesain untuk anak-anak. Bahkan jika seorang anak mengenakan sabuk pengaman dengan benar saat mengendarai di kursi depan, mereka kemungkinan bisa mengalami cedera akibat airbag.

Saat terjadi kecelakaan, airbag keluar dan mengembang dengan cepat dalam waktu 1/20 per detik. Pada kecepatan tinggi ini, airbag dapat digunakan pada kecepatan 200 mil per jam. Ini memberikan kekuatan yang signifikan bagi anak yang lebih muda dan lebih ringan. Airbag dapat menghimpit atau melempar anak-anak yang duduk di kursi depan.

Anak-anak yang duduk di kursi depan berisiko mengalami cedera kepala ketika airbang mengembang. Airbag bisa mengangkat mereka dari kursi dan membentur bagian atas mobil. Lantas, apakah harus menunggu anak berusia dewasa supaya ia boleh duduk di kursi depan mobil? Cari tahu penjelasannya selanjutnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...